Pantau Flash
Bawaslu Tegaskan ASN Tidak Netral Jika Petahana Ikut Pilkada
Wagub DKI: Belum Ada Tanda Lonjakan Kasus COVID-19 Akibat Demo
Publik Bisa Akses Seluruh Naskah UU Ciptaker Setelah Diteken Presiden
Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Jadi 381.910 per 23 Oktober
Polri Tetapkan 8 Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung

4 Anggota KKB Tewas dan 1 Kritis dalam Baku Tembak di Aceh

4 Anggota KKB Tewas dan 1 Kritis dalam Baku Tembak di Aceh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - 4 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ditembak mati usai sempat terlibat baku tembak di wilayah Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 

Keempatnya yakni, Abu Razak, kemudian Wan Neraka, Zulfikar, dan Hamdi. Mereka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur lantaran membawa senjata yang mengancam petugas.

"Kita berhasil melakukan pelumpuhan, tindakan keras dan terukur, karena mereka punya senjata, senjata AK, dan revolver, peluru masih banyak, mengancam nyawa petugas," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).

Baca juga: Polisi Resmi Terbitkan DPO untuk Veronica Koman

Selain itu, Iqbal juga menyebut penyergapan para anggota KKB itu usai anggota dari Polda Aceh mengintai segala pergerakannya.

Terkait dengan keempat anggota KKB yang tewas, sambung Iqbal, mereka telah menjadi buronan pihak kepolisian lantaran kerap melakukan kejahatan berupa perampokan dan tidak segan melukai korbannya.

"Pimpinannya dan seluruh anggota emang DPO, pelaku jadi buron yang udah beberapa kali lakukan aksi kejahatan perampokan dan kekerasan. Mudah-mudahan dengan dihentikan KKB tidak ada aksi merugikan masyarakat," paparnya.

Bahkan, Iqbal menegaskan pihaknya juga mengamankan seorang anggota KKB yang dalam kondisi kritis usai terkena tembakan. Kini anggota KKB itu tengah dirawat di RS Bahayangkara, Banda Aceh.

Baca juga: Menhan Tegaskan Tak Akan Tarik TNI-Polri dari Papua, Ini Alasannya

Nantinya anggota KKB itu akan dimintai keterangan guna mendalami segala hal tentang kelompok tersebut.

"Mereka punya senjata, bayangin sipil punya senjata dari mana? ini sedang didalami mudah-mudahan yang kritis sehat kita bisa dalami untuk buka tersangka lain," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya baku tembak itu berawal dari kepolisian yang mendapat informasi KKB pimpinan Abu Razak turun dari Bukit Cerana, Kecamatan Simpang Mamplam dengan menggunakan mobil Toyota Avanza bernomor polisi BL 1342 R menuju Banda Aceh.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: