4 Pengeroyok yang Tewaskan Anggota TNI Ditangkap, Penusuknya Masih Buron

Headline
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (tengah) berikan keterangan terkait penangkapan empat pelaku pengeroyokan yang menewaskan satu anggota TNI dalam jumpa pers di Polda Metro JayaDirektur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (tengah) berikan keterangan terkait penangkapan empat pelaku pengeroyokan yang menewaskan satu anggota TNI dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya

Pantau.com – Polisi berhasil menangkap empat orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan terhadap satu anggota TNI, Pratu Sahdi (23). Anggota Yonif Raider 303 TNI AD itu meregang nyawa dikeroyok di kawasan Waduk Pluit, Penjaringan, pada Minggu, 16 Januari 2022. Pratu Sahdi tewas setelah ditusuk menggunakan senjata tajam.

“Dari empat orang yang kami amankan, terhadap tiga orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan satu orang masih dilakukan pendalaman,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Jakarta, Selasa, 18 Januari 2022.

Tubagus menegaskan penetapan status tersangka terhadap tiga orang tersebut sudah sesuai dengan prosedur.

“Tiga orang ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dengan alat bukti dari keterangan saksi, dokumen kamera atau pemutaran film, dan alat bukti lainnya,” ujarnya.

Tubagus menjelaskan motif pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI tersebut adalah kesalahpahaman antara pelaku dengan korban.

“Karena antara anggota prajurit TNI yang jadi korban dengan para pelaku tidak pernah ada permasalahan sebelumnya. Bukannya dia mencari anggota TNI, tapi anggota TNI kebetulan berada di sana sehingga motivasinya perselisihan di lokasi kejadian,” kata Tubagus.

Pelaku pengeroyokan terhadap Pratu Sahdi diduga berjumlah delapan orang, empat orang sudah ditangkap dan empat lainnya masih melarikan diri.

Terhadap empat orang yang kabur tersebut polisi sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO), dengan satu orang lagi masih dilakukan pendalaman. Salah satu DPO tersebut diduga kuat sebagai pelaku penusukan yang menewaskan Pratu Sahdi.

“Orang tersebut adalah atas nama Baharuddin, dialah yang diduga kuat lakukan aksi penusukan,” ujar Tubagus.

Sedangkan dua DPO lainnya yang masih dalam pengejaran petugas diketahui bernama Sapri dan Ardi. Adapun pasal yang dipersangkakan kepada para tersangka dan terduga pelaku adalah Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

rn

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Tim Pantau.com