Pantau Flash
Ridwan Kamil Usulkan Vaksinasi COVID-19 dari Rumah ke Rumah di Jawa Barat
Bima Arya: Kasus COVID-19 di Kota Bogor Diprediksi Capai 11 Ribu di Akhir Tahun
Jokowi Bakal Lantik Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari
Pimpinan MPR Dukung Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang
COVID-19 RI per 25 Januari: Total Kasus Positif Mencapai 999.256

5 Perang Saudara yang Pernah Terjadi di Indonesia

Headline
5 Perang Saudara yang Pernah Terjadi di Indonesia

Pantau.com - Pada masa penjajahan, masyarakat Indonesia seluruhnya bersatu-padu satu sama lain untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Tepat 17 Agustus, 74 tahun yang lalu, Ir Soekarno didampingi dengan Mohammad Hatta membacakan teks proklamasi sebagai tanda kemerdekaan Indonesia atas penjajahan. 

Namun kini, masyarakat Indonesia justru dengan mudahnya bercerai-berai hanya karena permasalahan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan). Setidaknya, ada lima perang saudara yang pernah terjadi di Tanah Air: 

Baca Juga: 5 Penyebab Sarjana Menganggur, Miris Banget Deh

1. Perang Saudara di Ambon

Ambon sejatinya merupakan cerminan dari sebuah provinsi yang toleransi. Di sana umat beragama Islam bisa hidup rukun dengan warga Kristen satu sama lain. 

Namun hanya karena konflik lokal yang melibatkan sopir taksi (Kristen) dan penumpang (Islam) Ambon pun langsung menjadi kota mencekam pada 1999. Sejumlah provokator yang terlibat membuat konflik semakin besar. 

Aksi saling serang dan perusakan besar-besaran pun tak bisa terhindarkan. Hingga akhirnya banyak korban jiwa yang berjatuhan akibat perang tersebut. 

2. Perang Antaragama di Maluku Tengah

Perang antaragama juga pernah terjadi di Maluku Tengah yang juga melibatkan Islam dengan Kristen. Saat itu, oknum-oknum provokator dengan mudahnya bisa menghancurkan kerukunan antara umat Muslim dan Nasrani yang sudah berlangsung dalam waktu yang sangat lama. 

3. Perang Saudara di Papua

Perang saudara di Papua merupakan konflik yang sering terjadi lantaran masalah agama. Penyelesaiannya pun tidak bilang sulit lantaran provinsi paling timur Indonesia ini tidak mengizinkan orang luar, termasuk Pemerintah untuk ikut campur dalam menyelesaikan permasalahannya. 

Namun dengan pembangunan yang mulai menyentuh Papua, gesekan antara suku yang berujung peperangan juga mulai mereda. 

4. Perang Saudara di Sigi, Sulawesi Tengah

Sedikit berbeda dengan tiga kasus sebelumnya, perang saudara di Sigi, Sulawesi Tengah melibatkan dua desa yang sebelumnya hidup damai. Namun pada 2012, kedua desa saling bentrok yang menyebabkan 15 rumah di Kecamatan Marowala, Sigi, terbakar. 

5. Perang Saudara di Lampung

Lampung sejatinya merupakan salah satu provinsi paling multikultural di Indonesia. Hampir setiap suku bisa sobat Pantau temui di sana. Namun dengan hadirnya provokator, ternyata Lampung juga pernah mengalami perang saudara. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: