Pantau Flash
Trump Berharap Seluruh Warga AS Disuntik Vaksin COVID-19 April 2021
Giannis Antetokounmpo MVP NBA 2020, Kalahkan King James dan Harden
Depok Berikan Kelonggaran Terhadap Aktivitas Warga 2 Pekan ke Depan
Rektor IPB Positif COVID-19 Tanpa Tunjukkan Gejala
Tambahan Kasus Harian COVID-19 RI Rekor Lagi, 4.168 Dinyatakan Positif

524 Kuota Haji Tak Terpakai, Bamsoet Minta Kemenag Evaluasi

524 Kuota Haji Tak Terpakai, Bamsoet Minta Kemenag Evaluasi Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Antara)

Pantau.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku menyayangkan terkait adanya 524 kuota haji yang tidak terpakai di tahun 2019. Untuk itu ia meminta kepada Kementerian Agama untuk melakukan evaluasi.

"Mendorong Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Penyelenggara Haji Indonesia (BPHI) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk melakukan evaluasi sistem keberangkatan ibadah haji dan audit secara menyeluruh, agar kuota penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya dapat dimanfaatkan secara maksimal," kata Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (11/8/2019).

Baca Juga: Jokowi Gelar Pertemuan dengan Arab Saudi Bahas Penambahan Kuota Haji

Bamsoet menilai, masalah tersebut ke depan harus disegera ditemukan solusinya. Kemenag dan BPIH menurutnya tak boleh lagi menyianyiakan kuota yang telah diberikan.

"Mendorong Kemenag bersama BPHI untuk mempersiapkan alternatif solusi dalam memanfaatkan secara maksimal seluruh kuota haji, mengingat 524 kuota haji yang tidak terpakai di tahun 2019 ini diantaranya dikarenakan sejumlah faktor, seperti adanya calon haji yang wafat, sakit, urusan kantor, dan sejumlah alasan lainnya," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) yang juga Amirul Hajj Indonesia 2019 Lukman Hakim Saifuddin mengklarifikasi soal adanya kuota haji yang tak terpakai. 

Baca Juga: Tahun 2019 Indonesia Dapat Tambahan Kuota Haji, Bagaimana Tahun 2020?

Menurut dia, hal itu terjadi lantaran calon jamaah yang tak memanfaatkan kuota haji miliknya secara mendadak, yakni jelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Menurut Lukman, angka tersebut lebih kecil bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi, pada tahun ini terdapat tambahan sebanyak 10 ribu kuota haji menjelang awal penyelenggaraan haji. “Sebenarnya angka 520 (kursi) ini angka terkecil dibanding tahun sebelumnya," kata Lukman.  

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: