Pantau Flash
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November
Studi: Vitamin K dalam Bayam, Telur, dan Keju Bantu Cegah COVID-19
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia

7 Siswa Lemdikpol Polri di Sukabumi Dinyatakan Positif Korona

Headline
7 Siswa Lemdikpol Polri di Sukabumi Dinyatakan Positif Korona Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) yang sedang menjalani pendidikan di Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: Antara/dok./Aditya Rohman)

Pantau.com - Sebanyak tujuh siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) yang sedang menjalani pendidikan sebagai calon perwira di Sekolah Pembentukan Perwira Setukpa Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol) Sukabumi, Jawa Barat dinyatakan positif COVID-19 setelah menjalani "rapid test" (tes cepat).

"Ketujuh siswa tersebut diketahui positif terinfeksi virus COVID-19 setelah menjalani 'rapid test'  COVID-19 dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif serta isolasi di Jakarta," kata Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi Brigjen Pol Agus Suryatno kepada wartawan melalui sambungan telepon di Sukabumi, Minggu 29 Maret 2020.

Namun demikian, menurut dia, untuk lebih memastikan ketujuh siswa itu benar-benar terinsfeksi virus mematikan ini perlu dilakukan tes "swab" di laboratorium.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Opsi Lockdown Jabar Besok Dirampungkan

Karena itu, pihaknya tidak bisa menyampaikan keterangan apapun lebih lanjut terkait hal tersebut. Informasi yang diperoleh sejumlah wartawan di Sukabumi melalui aplikasi perpesanan menyebutkan hasil "rapid test" yang dilakukan kepada 49 siswa SIP itu ada sembilan orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Dari jumlah tersebut tujuh di antaranya positif COVID-19 dan 21 siswa lainnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

"Kita melakukan 'rapid test' kepada para siswa yang dicurigai untuk mengetahui awal apakah yang bersangkutan positif atau tidak, tapi untuk lebih meyakini dan memastikannya harus dilakukan tes 'swab' dan itu wewenang di sana (Jakarta)," tambahnya.

Baca juga: Kapolri Perintahkan Disinfektan Massal Cegah COVID-19

Agus Suryatno mengatakan "rapid test" kepada para siswa itu berlangsung cukup cepat dan hasilnya bisa langsung diketahui karena hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Ia mengaku belum mengetahui kondisi kesehatan terakhir ketujuh siswa yang sedang menjalani isolasi di Jakarta.

Sementara itu  Juru Bicara Media Center Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana menyebutkan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi dan konfirmasi dari Setukpa Lemdikpol Sukabumi.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari pihak Setukpa Lemdikpol terkait kasus ini, karena mereka di sana juga masih berproses," katanya. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: