Pantau Flash
Presiden Jokowi: Pemerintah dengan BI dan OJK Optimalkan Kebijakan Moneter
Kepanikan Akibat Korona Mereda, BI: Modal Asing Mulai Masuk
Seluruh Atlet PBSI Negatif COVID-19 Usai Jalani Rapid Test
Pegadaian Ajak Masyarakat untuk Gunakan Transaksi Digital
17.534 Orang di Jakarta Sudah Rapid Test, 282 Dinyatakan Positif COVID-19

700 Mahasiswa Papua Pilih Pulang Kampung, Rektor Uncen: Sulit Lanjut Studi

700 Mahasiswa Papua Pilih Pulang Kampung, Rektor Uncen: Sulit Lanjut Studi Sejumlah pelajar dan mahasiswa Papua pulang dari Manado ke Papua karena intimidasi dan ancaman. (Foto: Jubi/Piter Lokon via ABC News)

Pantau.com - Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Safanpo mengatakan, mahasiswa asal Papua yang saat ini kembali ke Bumi Cenderawasih sulit untuk melanjutkan kuliahnya di Uncen atau perguruan tinggi lainnya. 

Pernyataan ini dikeluarkan Apolo menyusul kabar kembalinya 700 lebih mahasiswa asal Papua yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka diduga terprovokasi dan memilih pulang ke kampung halamannya.

“Sangat kecil kemungkinan mahasiswa yang sebelumnya kuliah di berbagai kota di Indonesia bisa melanjutkan studinya di berbagai perguruan tinggi di Papua,” kata Apolo di Jayapura, Senin (9/9/2019).

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Papua Tinggalkan Kuliah karena Mengaku Diintimidasi

Apolo menuturkan, daya tampung Uncen amat terbatas, bahkan saat ini dipaksakan agar dapat menerima 6.000 mahasiswa dari daya tampung hanya 4.000 mahasiswa.

Selain daya tampung terbatas, untuk pindah kampus ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi mahasiswa yang bersangkutan.

Tidak semudah itu untuk pindah kampus, kata Apolo, yang kemudian dibenarkan Purek III Universitas Sains dan Tehnologi Jayapura (USTJ) Isak Rumbarar seraya menambahkan, pihaknya sudah minta Kapolda Papua memfasilitasi dilakukannya pertemuan dengan gubernur, bupati, dan forkopimda guna mencari solusi atasi pemulangan mahasiswa Papua yang pulang.

Baca juga: Video Mencekam Tawuran Dua Kubu Mahasiswa di Universitas Negeri Makassar

Sebelumnya diberitakan, tercatat 700 mahasiswa asal Papua yang sebelumnya kuliah di berbagai kota di Indonesia kembali ke Jayapura, terbanyak berasal dari mahasiswa Manado yakni sekitar 300 orang.

Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja pun mengajak mahasiswa yang saat ini masih berada di berbagai kota agar tidak kembali dan tetap menuntut ilmu serta beraktivitas seperti biasa karena Kapolri sudah memerintahkan para kapolda untuk menjamin mahasiswa Papua yang sedang kuliah di wilayahnya.

“Jangan mudah terpengaruh karena yang rugi kalian sendiri. Ini akan merugikan mereka sendiri," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: