Pantau Flash
Polda Metro Sebut Editor Metro TV Yodi Prabowo Tewas Dibunuh
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba ke MK
Euforia Turki Resmikan Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid
Komisi X: Di Balik Meriahnya Asian Games, Ada Honor yang Belum Dibayarkan
Kementan Pastikan Virus Flu Babi G4 Belum Ditemukan di Indonesia

72,5 juta Anak-anak Terlibat dalam Pekerjaan Berbahaya

72,5 juta Anak-anak Terlibat dalam Pekerjaan Berbahaya Ilsutrasi kecelakaan kerja (Foto: Pantau.com/Sahat Amos Dio)

Pantau.com - Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)  se-dunia yang jatuh pada 28 April,  diperingati oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan mengambil tema menjadikan kaum muda sebagai penggerak dalam meningkatkan prinsip K3. 

"Tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan PBB dengan jelas menegaskan bahwa masa depan dunia yang kita inginkan adalah kaum muda yang memiliki kesempatan untuk berkembang dengan aman dan sehat," kata Direktur Jenderal ILO, Guy Ryder, dalam keterangan resminya yang diterima Pantau.com, Sabtu (28/4/2018).

Baca juga: Marak Kecelakaan Konstruksi, PUPR: Keselamatan Kerja Nomor Satu

"Memiliki kesempatan untuk bersekolah dan saat usia mereka mencukupi dapat memasuki dunia kerja serta memiliki kesempatan untuk terlibat dalam pekerjaan yang tidak membahayakan dan mendukung kesehatan dan kesejahteraan mereka," tambahnya.

Ia menyatakan terdapat 151,6 juta anak-anak yang seharusnya bersekolah. Tetapi saat ini, hampir setengahnya sekitar 72,5 juta anak-anak terlibat dalam pekerjaan berbahaya maupun beresiko.

"Hampir lebih dari 100 tahun, ILO telah menangani masalah pekerja anak dan K3 dengan berbagai pencapaian signifikan. Program-program utama ILO akan terus melakukan  kampanye bertema generasi aman dan sehat," tutup Ryder.

Baca juga: Kementerian PUPR Soroti Jembatan 'Uzur' di Indonesia

Tim Pantau
Editor
Tommy Adi Wibowo
Penulis
Tommy Adi Wibowo
Reporter
Sahat Amos Dio