Pantau Flash
Ditresnarkoba: China Pemasok Terbesar Narkoba ke Indonesia
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut BRI
Presiden Jokowi Minta Segera Disiapkan Timnas Basket yang Tangguh
Persebaya Lolos ke Final Piala Gubernur Jatim 2020 Usai Bungkam Arema 4-2
Pelindo I Resmi Jadi Anggota Kadin

Abraham Samad Minta Presiden Jokowi Tak Loloskan Capim KPK Bermasalah

Headline
Abraham Samad Minta Presiden Jokowi Tak Loloskan Capim KPK Bermasalah Mantan Ketua KPK Abraham Samad (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Pantau.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meminta Presiden Joko Widodo untuk tidak meloloskan calon pimpinan KPK yang bermasalah.

"Sebagai mantan pimpinan sangat berharap ada respons serius dari Presiden untuk tidak meloloskan nama-nama yang kami anggap bisa melumpuhkan, merontokkan lembaga yang kami cintai ini, KPK," ujar Samad di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Baca juga: Pansel KPK Dikritik Loloskan Banyak Anggota Polri, Komisi III Buka Suara

Ia mengaku prihatin atas proses seleksi capim KPK periode 2019-2023. Dia menilai ada bahaya yang akan menimpa KPK jika orang yang bermasalah diloloskan dari tahap seleksi kali ini.

"Sebenarnya kita ketemu dengan tokoh masyarakat dengan para mantan pimpinan KPK. Ini adalah bagian dari rasa prihatin kami mendalam melihat bahwa ada ancaman yang sangat berbahaya yang akan menimpa KPK jika proses seleksi yang sekarang terus dilanjutkan dan meloloskan orang yang bermasalah," katanya.

Namun demikian, Samad tidak menjelaskan secara detail capim KPK yang disebut bermasalah tersebut.

Baca juga:  20 Capim KPK Banyak Dikritik, Fadli Zon: Presiden Harus Dengar Dong!

Ia juga menyoroti kinerja Pansel Capim KPK yang dinilai kurang transparan dan tidak menjabarkan secara jelas tentang penilaian capim KPK yang lolos.

"Menurut saya yang sekarang kurang transparan, dia harus bersikap jujur dong menyampaikan kriteria apa sampai orang yang lolos, kriterianya apa sampai orang ini nggak lolos," katanya.

Pansel Capim KPK juga belum menjelaskan secara langsung kepada publik terkait hal tersebut.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: