Ada 176 Lembaga Amal Diduga Menyimpang Berkelakuan Mirip ACT, Daftarnya sudah di Tangan Mensos

Headline
Foto: (ilustrasi/act.id)

Pantau – Setidaknya sebanyak 176 lembaga amal diduga melakukan penyelewengan dana sumbangan. 176 lembaga ini sudah masuk pengawasan dan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana sudah membuat dokumen khusus soal 176 lembaga yang diduga kelakuannya mirip dengan oknum di Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dokumen itu sudah diedarkan ke pihak berwenang.

Pada Kamis (4/8/2022), Ivan bertemu secara khusus dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Ia menyerahkan dokumen itu kepada Risma.

“Ada 176 entitas lainnya yang diserahkan ke beliau (Mensos) untuk diperdalam, selain kasus yang marak saat ini (ACT) ditangani teman-teman Bareskrim,” kata Ivan kepada wartawan di Kemensos, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Ivan menegaskan ACT bukan satu-satunya lembaga yang diduga melakukan penyelewengan dana sumbangan masyarakat. Mereka menghimpun dana kemudian menyalurkan tidak untuk hal yang semestinya.

“Rata-rata memang modusnya adalah sama, ya penggunaan dana yang dihimpun publik itu tidak sesuai dengan peruntukan semestinya,” tegas Ivan.

Sebelumnya, Kemensos sudah mencabut izin ACT pada awal Juli 2022. ACT kini tidak bisa melakukan pengumpulan uang dan barang (PUB).

Tim Pantau
Editor
Muhammad Rodhi