Pantau Flash
Gedung Putih Pastikan Pilpres AS Tetap Digelar 3 November 2020
Ombudsman Soal Ganjil Genap: Waspadai Klaster Transportasi Publik
BPS: Inflasi Tahunan yang Terendah Sejak Mei 2000
Gibran Kantongi Dukungan Penuh Prabowo Subianto di Pilkada Solo
Update COVID-19 RI per 3 Agustus: 1.679 Kasus Baru, Total Positif 113.134

Ada 23.316 Pengemudi yang Ditilang Polisi pada Operasi Patuh Jaya

Ada 23.316 Pengemudi yang Ditilang Polisi pada Operasi Patuh Jaya Petugas Satlantas Polrestro Jakarta Timur menindak pelanggar aturan lalulintas karena masuk jalur TransJakarta dalam Operasi Patuh Jaya 2020 di Jalan Mayjen Sutoyo, Kamis (23/7/2020). (Foto: Antara/Andi Firdaus)

Pantau.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menilang total 23.316 pengemudi yang melanggar aturan lalu lintas pada hari ke-10 Operasi Patuh Jaya 2020.

"Dari 23.316 pelanggaran tersebut, pelanggaran terbanyak adalah melawan arus atau juga pelanggaran yang terjadi di jalur TransJakarta," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Minggu (2/8/2020).

Baca juga: Infografis 5 Pelanggaran yang Jadi Prioritas di Operasi Patuh Jaya 2020


Disusul kemudian pelanggaran terbanyak ketiga masyarakat yakni tidak menghentikan kendaraannya di garis henti (stop line).

"Khusus  pelanggaran terhadap ketentuan sirine dan penggunaan rotator bagi kendaraan pribadi sampai hari ini sudah lebih dari 120 kendaraan yang kita  tilang" kata Sambodo.

Sambodo mengatakan pada evaluasi hari ke-10 Operasi Patuh Jaya, total sebanyak 67.178 pengemudi mendapat penindakan petugas jalan raya.

Selain yang ditilang, sebanyak 43.817 pengemudi mendapat tindakan berupa teguran dari petugas mengenai pelanggaran Undang-Undang Lalu Lintas, maupun terkait pelanggaran protokol COVID-19 yang dilaksanakan di pos pemantauan.

Sambodo menegaskan ada lima jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama dalam Operasi Patuh Jaya 2020, yakni:

1. Melawan arus lalu lintas.
2. Melanggar marka garis stop (stop line)
3. Penumpang dan pengemudi tidak menggunakan helm SNI.
4. Melintas di bahu jalan tol.
5. Menggunakan rotator dan sirine tidak sesuai ketentuan.

Operasi Patuh Jaya merupakan agenda rutin Kepolisian Lalu Lintas yang digelar selama 14 hari sejak 23 Juli hingga 5 Agustus 2020.

Baca juga: Hari kedua Operasi Patuh Jaya 1.601 Kendaraan Ditilang


Selain pelanggaran aturan lalu lintas, Operasi Patuh Jaya 2020 juga menyasar pengguna jalan yang tidak mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah di masa PSBB transisi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: