Pantau Flash
Total Ada 16 Orang Ditangkap Terkait OTT Bupati Banggai Laut
Dokter: Kelelahan pada Penyintas Korona Jadi Gejala Fenomena 'Long COVID'
Bamsoet: Deklarasi Benny Wenda Makar, Pemerintah Harus Tindak Tegas
Rekor Lagi! Kasus COVID-19 di Indonesia Melonjak Naik 8.369 Hari Ini
Lemhannas: Benny Wenda Tidak Punya Kewenangan untuk Deklarasi Papua Barat

Ada Satu Pelaku Tambahan dalam Kasus Pembunuhan yang Didalangi Aulia Kesuma

Ada Satu Pelaku Tambahan dalam Kasus Pembunuhan yang Didalangi Aulia Kesuma Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (Foto: Antara)

Pantau.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan suami-anak tiri yang didalangi Aulia Kesuma telah diperagakan 62 adegan. 

Puluhan adegan itu bertambah dari yang sebelumnya direncanakan sebanyak 59 adegan, dari mulai perencanaan hingga upaya menghilangkan jejak.

"Kemudian dari perencanaan semua ada 62 adegan itu dalam hal rekonstruksi itu ada hal menambah atau dikurang pun bisa. Kita ada rencana 58 atau 59, tapi dilaksanakan 62 karena mengembang di jawaban daripada tersangka," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Baca juga: Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Suami-Anak Tiri, Polisi Cocokkan Keterangan

Selain itu, dari hasil rekonstruksi, sambung Argo, pihaknya juga menemukan adanya seseorang yang terlibat dalam kasus pembunuhan itu. Sosok yang masuk dalam daftar buronan itu disebut berinisial AKI. Namun, belum bisa dipastikan peran buronan itu dalam kasus pembunuhan sadis tersebut.

"Dan tentunya dengan adanya rekonstruksi kita masih ada satu lagi DPO yang sedang kita cari. Inisialnya AKI. Hingga sekarang kita belum dapatkan, nanti peran dari pada AKI seperti apa," pungkas Argo.

Sebelumnya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M. Adi Pradana alias Dana (23) ditemukan tewas di dalam mobil yang terbakar. Pembakaran itu dilakukan oleh anak istrinya yakni, KV alias GK yang didalangi oleh ibu kandungnya, AK (35).

Dalam melakukan pembunuhan ini, AK menyuruh empat orang untuk menculik kedua korban di rumahnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Baca juga: Sinetron Jadi Inspirasi Aulia Kesuma Bakar Jasad Suami dan Anak Tiri

Setelah diculik, kedua korban kemudian dibunuh oleh pembunuh bayaran dan jasadnya disimpan di minibus Toyota Cayla. Kemudian, dua jasad itu diserahkan kepada AK dengan cara bertemu di SPBU Cirendeu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Untuk menghilangkan barang bukti, tersangka menyuruh GK untuk membeli premium dan membawa kedua jasad yang tidak lain adanya suami dan anak tirinya itu ke semak-semak di Kampung Bondol. Setelah itu, premium yang dibelinya disiramkan ke dalam mobil dan ke kedua jasad itu kemudian dibakar.

Kasus ini terungkap pada Minggu, 25 Agustus lalu setelah warga sekitar melihat ada minibus yang terbakar di pinggir jalan menjorok ke semak-semak. Setelah api dipadamkan ternyata di dalam kendaraan roda empat itu ditemukan dua jasad yang kondisinya sudah hangus terbakar dan bersisa hanya tulangnya saja.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: