Akal-akalan Siti Aisyah Tilap Rp2,3 Miliar dari Ratusan Mahasiswa Bogor

Headline
Tersangka penipuan dan penggelapan, SA (29), dihadirkan saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/11/2022). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Pantau – Ratusan mahasiswa di Bogor terlilit pinjaman online (pinjol) usai ikut kerja sama investasi bodong tersangka Siti Aisyah Nasution (29). Uang para mahasiswa yang mencapai nilai total Rp2,3 miliar tersebut ditilap Siti guna memenuhi keperluan pribadinya.

“Dalam perkara yang ditangani Polres Bogor, pelaku mengaku sudah melakukan aksinya sejak Februari 2022. Jumlah kerugian dari LP yang kami tangani, kerugian mencapai Rp2,3 miliar. Jumlah kerugian ini sudah berdasarkan hitungan dari pihak pinjaman online dan dari pengakuan pelaku sendiri,” ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di kantornya, Jumat (11/11/2022).

Iman menuturkan, utang pinjol mahasiswa tidak seluruhnya diserahkan langsung secara tunai oleh pihak aplikasi pinjol. Sebab, ada beberapa aplikasi yang tidak memiliki fasilitas pencairan uang tunai, tetapi dicairkan melalui transaksi belanja di toko online.

Baca juga: Polisi Sebut Tersangka Pakai Uang Hasil Penipuan Pinjol di Bogor untuk Beli Mobil

Guna menyiasati, pelaku meminta korban-korbannya belanja di toko online yang diklaim sebagai miliknya, sehingga uang yang dibayar masuk ke dalam rekening pribadinya.

“Pinjaman online itu ada yang tidak mengakomodasi pencairan langsung, kemudian pelaku menyiasati yang tidak cair langsung itu dan bisa cair kalau ada transaksi. Ini kemudian disiasati dengan cara seolah-olah bertransaksi jual beli di toko online, lalu kemudian diambil dalam bentuk uang,” kata Iman.

Uang hasil pinjol mahasiswa yang mencapai miliaran rupiah itu, kata Iman, digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi dan menutupi utang pinjol mahasiswa yang sejak awal kesepakatan jadi tanggung jawabnya.

“Untuk uang hasil kejahatan digunakan pelaku untuk kebutuhan pribadinya. Sebagian lagi digunakan untuk beli kendaraan bermotor dan sebagian lagi untuk tutupi utang dari korban (bayar pinjol), jadi gali lobang tutup lubang,” ungkap Iman.

Tapi dalam perjalanannya, tagihan utang pinjol tidak dibayar oleh pelaku SAN sehingga mahasiswa yang mengajukan pinjol “diteror” oleh penagih utang pinjol.

Baca juga: Sebut ‘Miras Minuman Rasulullah’, Budi Dalton Dipolisikan, Sule dan Mang Saswi Terseret

Kedok penipuan yang dilakukan SAN akhirnya terbongkar. Ia kemudian ditangkap polisi pada Kamis (17/11/2022) di tempat tinggalnya di Ciomas, Kabupaten Bogor dan resmi jadi tersangka.

“Dari fakta hukum yang diperoleh penyidik dalam proses penyidikan yang dilakukan, kami sudah menetapkan satu orang tersangka atas nama SAN (Siti Aisyah Nasution) dengan persangkaan pasal 372 dan pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun penjara,” katanya.

[Laporan Kiki]

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Aries Setiawan