Aplikasi Rukun Aplikasi Rukun
Pantau Flash
Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Ganggu Dominasi Duterte, Manny Pacquiao Akan Maju sebagai Capres Filipina
Deklarasikan Dukungan di Pilpres 2024, Sahabat Ganjar Siap Tempur di 17 Negara
Update COVID-19 Indonesia 19 September 2021, Kasus Aktif Turun 4.097, Sembuh Bertambah 6.186 Orang
Alhamdulillah Kabar Baik Lagi, Sebanyak 1.140.750 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Alhamdulillah Kabupaten Bogor Catatkan Penurunan Drastis Kasus COVID-19

Alhamdulillah Kabupaten Bogor Catatkan Penurunan Drastis Kasus COVID-19 Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.comSatgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat mencatat penurunan drastis kasus harian penularan COVID-19 di wilayahnya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

"Hari terakhir kita pemberlakuan PPKM darurat kasus hariannya masih 900-an kasus per hari, tapi sekarang per harinya 300-an kasus," ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, di Cibinong, Bogor, Minggu (1/8/2021).

Data terakhir, pada 31 Juli 2021 terdapat tambahan 305 kasus positif baru, jauh berbeda dengan pada hari terakhir PPKM darurat pada 20 Juli 2021 yang tercatat tambahan 962 kasus positif baru.

Baca juga: Polda Riau Siapkan 220 Anggota Polisi Siap Kawal 60 Unit Ambulan untuk Jemput Pasien COVID-19 yang Isoman

Hingga kini Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor mencatat 38.970 kasus positif selama pandemi dengan rincian 6.239 kasus aktif, 516 kasus meninggal dunia, dan 32.209 kasus sembuh.

Di samping itu, angka penggunaan ruang perawatan intensif atau ICU terus mengalami penurunan meski tak signifikan.

"BOR (Bed Occupancy Ratio) ICU 70 persen data hari ini 1 Agustus 2021, turun terus setiap harinya meski tidak terlalu signifikan," ungkap Ade Yasin.

Menurutnya, angka keterisian tempat tidur ICU itu mengalami penurunan jika dibandingkan dengan angka keterisian sepekan terakhir yang masih di atas 88 persen dari total ketersediaan 157 tempat tidur (TT) ICU khusus pasien COVID-19.

Ade Yasin juga mencatat ada penurunan pada jumlah keterisian tempat tidur rumah sakit (RS) khusus pasien COVID-19, yakni menjadi 61,49 persen.

Pasalnya, pada pekan lalu keterisian tempat tidur RS khusus pasien COVID-19 masih di atas angka 77,51 persen dari total ketersediaan 1.971 tempat tidur.

Tim Pantau
Editor
Gilang
Penulis
Gilang

Berita Terkait: