Pantau Flash
Menteri Edhy Bertolak ke Australia Bahas Budidaya Lobster
Arab Saudi Berhentikan Sementara Pelayanan Umrah Gara-gara Korona
'Wanita Bisa Hamil di Kolam Renang' Jadi Sorotan Media Internasional
Bayern Munchen Rilis Jersey Khusus Peringati Hari Jadi ke-120
Stadion Klabat Jadi Kandang Persipura di Liga 1 Musim 2020

Anggaran Siap, Tahun 2020 SMA Sederajat di Jawa Barat Akan Digratiskan!

Headline
Anggaran Siap, Tahun 2020 SMA Sederajat di Jawa Barat Akan Digratiskan! Ilustrasi (Foto: Amin H Al Bakki-Antara/Muhammad Bagus Khoirunas)

Pantau.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, program pendidikan gratis untuk tingkat SMA/SMK termasuk Madrasah Aliyah yang di bawah Kementerian Agama segera diwujudkan di seluruh kota/kabupaten Jawa Barat pada tahun anggaran 2020.

"Kalau tidak ada masalah, anggaran juga sudah dipersiapkan, semoga tahun 2020 sudah bisa diselenggarakan," kata Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Pembinaan dan Workshop Guru Inpasing RA dan Madrasah se-Kabupaten Garut di Garut, Selasa (27/8/2019).

Ia menuturkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah berjanji saat kampanye untuk menjalankan program pendidikan gratis untuk tingkat SMA, SMK termasuk MA di Jabar. Maka, ia akan memperjuangkan agar janji itu terpenuhi.

Baca juga: Ridwan Kamil Nilai Desain Ibu Kota Baru Indonesia Kurang Tepat, Kenapa?

Program itu hanya untuk pendidikan tingkat SMA sederajat yang kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi Jabar, sedangkan tingkat SD/MI dan SMP/Mts kewenangan pengelolaannya ada di tingkat pemerintah kota/kabupaten.

"Kalau untuk SLTP (SMP), kewenangannya ada di tingkat kabupaten kota, sementara SLTA (SMA) ada di kami tingkat provinsi. Jadi kami hanya bisa membebaskan tingkat SLTA saja," katanya.

Selama ini, program pendidikan gratis sudah dibahas, mulai dari kebutuhan setiap siswa, sekolah hingga besaran anggaran yang harus disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jabar setiap tahun.

"Kita sudah bahas, tinggal hitung kebutuhan siswa selama satu tahun, baik dari swasta, negeri, dari Kemenag maupun dari dinas pendidikan," katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Pemekaran Provinsi Tidak Relevan

Ia menambahkan, pelayanan pendidikan merupakan kewajiban pemerintah untuk memberikan kemudahan dalam upaya membangun generasi bangsa yang cerdas dan berkualitas.

"Kami berharap pendidikan lebih baik lagi di Jabar karena kita masih rendah," katanya.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: