Pantau Flash
1 Orang di Iran Meninggal Dunia Setiap 7 Menit karena COVID-19
Epidemiolog: Belum Ada Laporan Transportasi Publik Jadi Klaster COVID-19
Gedung Putih Pastikan Pilpres AS Tetap Digelar 3 November 2020
Ombudsman Soal Ganjil Genap: Waspadai Klaster Transportasi Publik
BPS: Inflasi Tahunan yang Terendah Sejak Mei 2000

Anggota TNI yang Bacok Polisi di Pamekasan Akan Diberikan Sanksi

Anggota TNI yang Bacok Polisi di Pamekasan Akan Diberikan Sanksi Ilustrasi pembunuhan. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Jawa Timur, Letkol Inf M Effendi menyatakan bahwa anggota Koramil Palengaan yang membacok anggota Reskrim Polres Pamekasan akan diberi sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Saat ini anggota TNI yang membacok anggota Reskrim Polres Pamekasan tersebut telah dibawa ke Kodam untuk menjalani pemeriksaan," kata Dandim M Effendi saat konferensi pers bersama Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari di Makodim 0826 Pamekasan, Rabu (11/12/2019).

Menurut Dandim, kasus pembacokan yang terjadi pada Selasa (10/12) itu merupakan kasus pribadi dan tidak ada kaitannya dengan institusi, yakni antara Kodim Pamekasan dengan Polres Pamekasan. "Jadi, kasus ini murni merupakan kasus pribadi dan tidak ada kaitannya dengan institusi Polres Pamekasan atau pun Kodim Pamekasan," kata Dandim yang juga dibenarkan olah Kapolres AKBP Djoko Lestari.

Anggota Polres Pamekasan yang dibacok itu bernama Bripka Imam Sutrisno, sedangkan pelakunya Serda Ali Sahbana.

Kasus pembacokan ini terjadi di rumah anggota anggota TNI Kopda Sunarto di Jalan Pongkoran, Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, Selasa 10 Desember 2019 , siang. Kasus ini terjadi, saat Serda Ali Sahbana datang ke Polres Pamekasan untuk menghadap Kasat Reskim mau melapor terkait permasalahannya dengan Imam Sutrisno.

Baca juga: Apes Banget! Niat Ciduk Pelaku Pencabulan, Polisi Ini Malah Kena Bacok

Sesampainya di Mapolres Pamekasan, ia bertemu dengan anggota Reskrim Polres Pamekasan Wawan. Ia selanjutnya menelpon Imam Sutrisno dan keduanya terlibat pembicaraan lewat telepon. Keduanya selanjutnya sepakat bertemu di Pongkoran depan Perguruan Pencak Silat Pamor.

Kala itu, Serda Ali Sahbana langsung menuju ke Pongkoran yakni ke rumahnya Kopda Sunarto sambil menunggu anggota Reskrim Polres Pamekasan Imam Sutrisno itu.

Selang beberapa saat Bripka Imam Sutrisno datang menggunakan sepeda motor bersama ibunya. Ia langsung masuk kerumah Kopda Sunarto, sedangkan ibunya menunggu diseberang jalan, dan tidak ikut masuk dan rumah Kopda Sunarto yang didalamnya telah menunggu Serda Ali Sahbana. Di dalam rumah Kopda Sunarto ini, hanya ada dua orang, yakni Serda Ali Sahbana dan Imam Sutrisno. Kedua terlibat pembicaraan serius tentang kasus pribadi antara Imam Sutrisno dengan dirinya.

Tiba-tiba anggota TNI dari Koramil Palengaan ini membacok dengan menggunakan sangkur atau pisau komando di bagian bokong sekitar 2 hingga 3 kali.

Setelah itu, korban langsung melarikan diri keluar menuju rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor, sedangkan Serda Ali Sahbana langsung menuju ke Makodim Pamekasan untuk laporan.

Akibat kejadian ini korban yakni Bripka Imam Sutrisno mengalami luka tusuk pada bagian perut bawah sebelah kiri, dan pergelangan tangan kanan. "Dari kronologis ini, jelas, bahwa persoalan antara anggota TNI dengan Polri kemarin merupakan persoalan pribadi, bukan institusi," tutur kapolres.

Baca juga: Bacok Teman Kerja 27 Tahun Lalu, Pria Ini Dihukum Suntik Mati

Hubungan baik antara TNI dengan Polri menurut dia, tetap terbangun dengan baik, dan tidak akan terganggu dengan persoalan pribadi antara anggota TNI dengan anggota Polres Pamekasan itu.

Kapolres lebih lanjut menjelaskan, saat ini anggota Polres Pamekasan yang menjadi korban pembacokan anggota TNI dari Koramil Palengaan itu, sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kita doakan semoga cepat sembut. Yang jelas, anggota kami juga akan kami proses, nantinya setelah sembuh akan kami mintai keterangan," ujarnya menjelaskan.

Jumpa pers pimpinan kedua institusi, yakni Kodim 0826 Pamekasan dan Polres Pamekasan ini digelar setelah kegiatan apel bersama di Makodim Pamekasan. Kapolres AKBP Djoko Lestari menjadi pimpinan apel.

Pesan yang disampaikan Kapolres Pamekasan dalam apel itu, mengajak para peserta apel untuk terus meningkatkan kerjasama, karena sinergi antara TNI dan Polri merupakan penopang kuat dan pilar utara dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: