Pantau Flash
Anggaran Kemenkes dalam RAPBN 2021 Naik Jadi Rp84,3 Triliun
32 Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta Ditiadakan Mulai 16 Agustus 2020
Bio Farma Soal Vaksin Rusia: Tidak Mengikuti Kaidah Ilmiah untuk Registrasi
Sebanyak 38 Orang di DPRD Jawa Barat Terinfeksi COVID-19
Bareskrim Polri Tetapkan Djoko Tjandra sebagai Tersangka Surat Jalan Palsu

Aniaya Sopir Taksi di Bali, Gerard Diciduk Polisi

Aniaya Sopir Taksi di Bali, Gerard Diciduk Polisi Garis polisi (Foto: Pantau.com/Adryan Novandia)

Pantau.com - Turis asing asal Australia bernama Tore Gerard Vincenzo Bempasciuto (24) ditangkap petugas kepolisian Polsek Kuta karena diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang sopir taksi di wilayah Kuta, Bali.

"Jadi kita sudah mengamankan seorang warga negara asing pada Selasa (14/01) yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap sopir taksi bernama Saiful Nurokhim di wilayah Legian Kuta," kata Kanit Reskrim, Iptu I Putu Ika Prabawa, usai dikonfirmasi di Denpasar, Selasa Malam 14 Januari 2020.

Baca juga: Berkelahi hingga Lawannya Tewas, Pria Ini Pasrah Ditangkap Polisi

Ia mengatakan bahwa saat proses interogasi pelaku yang bekerja sebagai "Mechanical Fitter" ini tidak mengakui telah memukul korban. Melainkan pelaku mengaku telah kehilangan uang dan sebuah HP.

"Alasan pelaku menyerang korban karena ketika pelaku berada dalam sebuah Bar, ia merasa ada beberapa orang mengikutinya. Setelah keluar dari sana pelaku baru sadar kalau HP-nya ini hilang," ungkapnya.

Ia menambahkan dalam pengakuan pelaku ketika mengetahui HP miliknya hilang, kemudian pelaku berjalan menuju arah selatan dan melihat ada korban. "Jadi menurut pelaku, kalau korban ini adalah salah satu orang yang mengikutinya saat di Bar karena wajah korban dinilai mirip," tuturnya.

Penganiayaan ini berawal ketika korban sedang bersama dengan sopir taksi lainnya di TKP sekitar pukul 04.00 Wita pada 14 Januari 2020.

Putu Ika menjelaskan sekitar 15 menit kemudian, ada warga asing yaitu pelaku bersama teman wanitanya terlihat marah-marah sambil mendekati korban.

"Jadi ketika sudah dekat dengan korban pelaku ini lalu menyundulkan kepalanya ke kepala korban dan HP yang dipegang korban dirampas oleh pelaku kemudian pelaku bersama teman wanitanya pergi," jelasnya.

Saat korban mengejar pelaku untuk mengembalikan HP-nya, pelaku kemudian memukul korban hingga terjatuh ke trotoar. Berdasarkan hasil pantauan CCTV terlihat bahwa teman perempuan pelaku juga ikut melakukan pemukulan terhadap korban yang saat itu dalam posisi terjatuh.

Ia mengatakan saat kejadian teman korban yang juga sesama sopir taksi ikut melerai antara korban dengan pelaku, namun teman korban juga ikut dipukul oleh pelaku. Kemudian pelaku bersama teman perempuannya berlari dan bersembunyi di lantai III sebuah swalayan.

Baca juga: Nikita Mirzani Akan Dipanggil Pihak Kepolisian Terkai Kasus Penganiayaan

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka-luka pada bagian wajahnya dan HP miliknya tidak dapat digunakan kembali dengan kerugian sekitar Rp2 juta.

"Dari laporan tersebut petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan menemukan pelaku dan teman perempuannya sembunyi di lantai III gudang sebuah swalayan, kemudian membawa pelaku dan temannya untuk diproses lebih lanjut," ucap Putu Ika.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: