Pantau Flash
Jokowi Bakal Lantik Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari
Pimpinan MPR Dukung Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang
COVID-19 RI per 25 Januari: Total Kasus Positif Mencapai 999.256
Aneh tapi Nyata, Kisah Diki Jenggo yang Mati Suri Dua Kali Padahal Sempat Membusuk
LaporCovid-19: Ada 34 Pasien Covid Ditolak RS karena Penuh

Anies Sebut Telah Bertemu Jokowi, Bicarakan Urban Regeneration Jakarta

Anies Sebut Telah Bertemu Jokowi, Bicarakan Urban Regeneration Jakarta Anies Baswedan (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Pantau.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah bertemu Presiden Joko Widodo dan sempat berdiskusi dengan Presiden tentang urban regeneration Jakarta.

"Yang tadi sempat kita diskusikan adalah hasil pertemuan terakhir pada hari Selasa yang lalu di kantor Wakil Presiden yang membahas tentang program urban regeneration Jakarta," kata Anies usai membuka acara Jakarta Art Week di Stasiun MRT Istora Mandiri, Jakarta (26/8/2019).

Baca juga: 7 Hal yang Terjadi pada Jakarta Jika Tak Lagi Jadi Ibu Kota Indonesia

Anies mengatakan bahwa pemindahan ibu kota berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Kemudian, pemindahan ibu kota yang rencananya ke Kalimantan Timur (Kaltim), Anies menilai urban regeneration atau pembaruan perkotaan di Jakarta justru akan lebih cepat.

"Kita targetkan sampai dengan tahun 2030, bahkan tadi komitmen pendanaannya pun disebutkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo," tutur Anies.

Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur. Ibu kota baru terletak di antara Kabupaten Kutai Kertangera dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Baca juga: Ibu Kota Resmi Pindah, #IbuKotaBaru langsung Trending Topic di Twitter

Jokowi menambahkan lahan ibu kota baru sudah tersedia seluas 180 ribu hektare. Infrastruktur pendukung lokasi ibu kota baru relatif baik dibandingkan lokasi lainnya.

Selain itu, risiko bencana di lokasi ini sangat kecil. Mulai dari banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi dan longsor.

"Lokasi calon ibu kota baru sangat strategis berada di tengah Indonesia. Kemudian diapit oleh dua kota besar yaitu Balikpapan dan Samarindra sehingga infrastrukturnya sudah siap," ucap Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin siang (26/8).



Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: