Pantau Flash
WP KPK Tolak Wacana Pembebasan Napi Koruptor Dampak Pandemi Korona
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal
25 Anak Usaha Pertamina Akan Didivestasi dan Likuidasi

Asap Mengepul di Gedung DPR, Kapolda Metro: Tak Ada Api yang Muncul

Asap Mengepul di Gedung DPR, Kapolda Metro: Tak Ada Api yang Muncul Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana saat konferensi pers di Gedung Nusantara III DPR, setelah menyisir asap yang timbul, Senin (24/2/2020). (ANTARA/Abdu Faisal)

Pantau.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana menegaskan tidak ada api dalam peristiwa kepulan asap yang melanda Gedung DPR RI, Senin (24/2/2020).

Namun yang terjadi adalah sistem aerosol yang mengalami kerusakan (error system) sehingga secara tiba-tiba mengeluarkan asap dan terkesan telah terjadi kebakaran di Gedung Nusantara III DPR RI tersebut.

"Jadi tidak ada api, saya ulangi tidak ada kebakaran, yang ada seperti tadi disampaikan, error system. Sistem kebakaran yang digunakan di DPR RI pada lantai dua, itu ada sekitar sepuluh aerosol, ada kemungkinan ini error," kata Kapolda sewaktu konferensi pers usai melakukan penyisiran asap di Kompleks Parlemen RI, Senayan Jakarta.

Baca juga: Cerita Aksi Heroik Saksi Mata Kebakaran Gedung DPR

Nana mengatakan bahwa sistem tersebut seharusnya bekerja saat adanya panas atau api. Namun karena rusak, sistem itu sangat sensitif pada panas ruangan.

"Mungkin dalam ruangan itu ada semacam panas sehingga kemudian sistem tersebut langsung bekerja. Karena memang sangat sensitif," kata Kapolda.

Baca juga: Terungkap! Ini Penyebab Asap Mengepung Gedung DPR RI

Nana menyampaikan bahwa Tim Kepolisian dari Kepolisian Resort Metro Jakarta Pusat maupun Kepolisian Daerah akan terus mengolah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab dari sistem yang rusak tersebut.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: