Pantau Flash
Jokowi Benarkan 4 WNI Positif Korona di Kapal Pesiar Diamond Princess
Ada Gubernur Belum Alihkan Kewenangan Izin Investasi, Bahlil Lapor Presiden
KPK Takut Tangkap DPO Eks Sekretaris MA Nurhadi?
Rapper Pop Smoke Tewas Ditembak di Rumahnya
Lewis Hamilton Tercepat Hari Pertama Uji Coba Barcelona

Aulia Kesuma: Utang Rp10 Miliar Itu Permintaan Pak Edi untuk Buka Restoran

Headline
Aulia Kesuma: Utang Rp10 Miliar Itu Permintaan Pak Edi untuk Buka Restoran Aulia Kesuma (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Aulia Kesuma, otak kejahatan dari kasus pembunuhan terhadap suami dan anak tirinya yakni, Edi Chandra Purnama dan M. Adi Pradana, mengaku motif utama dalam perkara itu memanglah utang-piutang. 

Akan tetapi, dalam kasus itu juga didasari beberapa faktor lainnya. Salah satunya yakni sikap dari suaminya yang tak pernah peduli dengan utang senilai Rp 10 miliar dirinya pada dua bank swasta. Dengan kepala tertunduk, Aulia mengatakan bahwa suaminya hanya bisa terus memaksanya untuk melunasi utang tanpa membantunya atau berbuat hal apapun.

"Pak Edi tahu masalah itu, tapi Pak Edi selalu minta saya untuk menyelesaikan utang itu selama 5 tahun. Dia tidak mau tahu gimana caranya (melunasi utang)," ucapnya di Mapolda Mtero Jaya, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Eksekutor Pembunuhan Ayah-Anak Awalnya Hanya Diminta Bersihkan Gudang

Padahal, tutur Aulia, utang mencapai miliaran rupiah itu permintaan langsung dari Edi yang diperuntukan membuka usaha restoran. Sebab, pihak bank tak lagi mau meminjamkan uang kepada Edi lantaran memiliki rekam jejak yang buruk di dunia perbankan.

"Ya itu pak Edi yang minta untuk biaya buka restorannya. Pak Edi tidak bisa mengajukan pinjaman katena nama pak Edi itu di blacklist," cetusnya.

Selain itu, wanita berusia 45 tahun itu juga menyebut bahwa suaminya tak pernah berkerja untuk membantunya bahkan sekedar menafkahi keluarganya. Meski telah memiliki restoran, pria yang dinikahinya pada tahun 2011 itu tak mau terjun langsung dalam usaha tersbut. Hari-harinya hanya dihabiskan untuk memainkan telepon genggamnya.

Bahkan, Aulia pun sempat menyebut orang-orang yang mengenal suaminya itu untuk memberikan kesaksian yang sebenar-benarnya tekait kegiatan Edi yang disebut sebagai pria pemalas.

"Pak Edi itu orangnya tidak pernah kerja. Nanti tolong saya mohon orang-orang yang pernah kerja sama saya tolong bantu saya, bantu saya untuk jadi saksi bahwa bener Pak Edi selama ini, selama menikah sama saya, tidak pernah bekerja. Yang cari uang itu saya," tegasnya.

Yang lebih menyakitkan bagi Aulia, suaminya itu sempat mengatakan kalimat yang mengiris hatinya ketika hutang telah menumpuk. Aulia disebut pembawa sial dan menyesal telah menikahinya lantaran hanya menyebabkan kekayaannya akan disita oleh pihak bank.

"Dia (Edi) pernah bilang sama saya, dia sial nikah sama saya karena asetnya bakal tersita," singkatnya.

Baca juga: Rumah dan Bengkel Jadi Jaminan Utang, Aulia pun Nekat Habisi Nyawa Suami

Untuk diketahui, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M. Adi Pradana alias Dana (23) ditemukan tewas didalam mobil yang terbakar. Pembakaran itu dilakukan oleh anak istrinya yakni, KV alias GK yang didalangi oleh ibu kandungnya, AK (35). Dalam melakukan pembunuhan ini, AK menyuruh empat orang untuk menculik kedua korban di rumahnya di Lebakbulus I Kavling 129 B blok U15 RT 03, RW 05, Lebakbulus, Jakarta Selatan.

Setelah diculik, kedua korban kemudian dibunuh oleh pembunuh bayaran dan jasadnya disimpan di minibus Toyota Cayla. Kemudian, dua jasad itu diserahkan kepada AK dengan cara bertemu di SPBU Cirendeu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Untuk menghilangkan barang bukti, tersangka menyuruh anaknya GK untuk membeli premium dan membawa kedua jasad yang tidak lain adanya suami dan anak tirinya itu ke semak-semak di Kampung Bondol. Setelah itu, premium yang dibelinya disiramkan ke dalam mobil dan ke kedua jasad itu kemudian dibakar.

Kasus ini terungkap pada Minggu, 25 Agustus setelah warga sekitar melihat ada minibus yang terbakar di pinggir jalan menjorok ke semak-semak. Setelah api dipadamkan ternyata di dalam kendaraan roda empat itu ditemukan dua jasad yang kondisinya sudah hangus terbakar dan bersisa hanya tulangnya saja.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: