Pantau Flash
Gagal Jantung dan Terinfeksi Korona, Komedian Eddie Large Meninggal Dunia
Para Eksportir Belum Diwajibkan Konversi Dolar ke Rupiah
Fit and Proper Test Cawagub DKI Jakarta Direncanakan Hari Ini
Pengajuan Bebas Bersyarat Roro Fitria Dikabulkan Kemenkum HAM
Arab Saudi Lockdown Mekah dan Madinah

Bak Film Hollywood, Begini Sadisnya Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Ayah-Anak

Headline
Bak Film Hollywood, Begini Sadisnya Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Ayah-Anak Dua tersangka pembunuhan ayah dan anak (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Polisi telah menangkap dua eksekutor pembunuhan terhadap ayah-anak, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M. Adi Pradana alias Dana (23). Namun, belakangan diketahui bahwa aksi keji itu dilakukan dengan cara diracun dan dibekap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebut kedua tersangka yakni A alias Kusmawanto Agus dan S alias Muhammad Nur Sahid membunuh Edi dengan menggunakan racun.

"Tersangka A dan S ini kemudian memberikan racun kepada korban diminum dengan harapan langsung meninggal," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).

Baca juga: Pelarian Dua Eksekutor Pembunuhan Ayah-Anak Sukabumi Berakhir di Lampung

Usai diracun, kedua pembunuh bayaran itu pun memastikan bahwa korban telah tewas. Kemudian, hal itu pun dilaporkan kepada Aulia Kusuma atau AK yang merupakan otak kejahatan itu.

Sedangkan, cara berbeda dilakukan untuk menghabisi nyawa Adi atau anak korban. Adi dihabisi dengan cara diberikan minuman keras hingga mabuk.

Selanjutnya, Adi pun dibekap oleh tersangka hingga akhirnya kehabisan nafas dan tewas.

"Kemudian istri korban ini akhirnya menyuruh kembali anaknya inisial KV, menyuruh untuk anaknya korban inisial D diberi minuman keras, akhirnya mabuk dan tidak sadar dan kemudian dibekap di sana," papar Argo.

Sebelumnya, ayah dan anak yakni, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M. Adi Pradana alias Dana (23) ditemukan tewas didalam mobil yang terbakar. Pembakaran itu dilakukan oleh anak istrinya yakni, KV alias GK yang didalangi oleh ibu kandungnya, AK (35).

Baca juga: Bunuh dan Bakar Ayah-Anak, Eksekutor Pembunuhan Dijanjikan Upah Rp500 Juta

Dalam melakukan pembunuhan ini, AK menyuruh empat orang untuk menculik kedua korban di rumahnya di Lebakbulus I Kavling 129 B blok U15 RT 03, RW 05, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Setelah diculik, kedua korban kemudian dibunuh oleh pembunuh bayaran dan jasadnya disimpan di minibus Toyota Cayla. Kemudian, dua jasad itu diserahkan kepada AK dengan cara bertemu di SPBU Cirendeu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Untuk menghilangkan barang bukti, tersangka menyuruh anaknya GK untuk membeli premium dan membawa kedua jasad yang tidak lain adanya suami dan anak tirinya itu ke semak-semak di Kampung Bondol. Setelah itu, premium yang dibelinya disiramkan ke dalam mobil dan ke kedua jasad itu kemudian dibakar.

Kasus ini terungkap pada Minggu, 25 Agustus setelah warga sekitar melihat ada minibus yang terbakar di pinggir jalan menjorok ke semak-semak. Setelah api dipadamkan ternyata di dalam kendaraan roda empat itu ditemukan dua jasad yang kondisinya sudah hangus terbakar dan bersisa hanya tulangnya saja.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: