Pantau Flash
Kematian Babi Akibat Virus ASF di NTT Mencapai 22.000 Ekor
Rakyat Rusia Setuju Presiden Vladimir Putin Berkuasa hingga 2036
Bansos Rp300 Ribu Hanya Dibagikan Sebulan Sekali Mulai Juli untuk Warga DKI
Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Tembus 60.000 per 3 Juli
Presiden Jokowi Bersyukur Status Indonesia Naik Menengah ke Atas

Bakal Ada Uji Coba Kanalisasi 2-1 dan Satu Arah di Jalur Puncak

Bakal Ada Uji Coba Kanalisasi 2-1 dan Satu Arah di Jalur Puncak Ruas jalur Puncak. (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)

Pantau.com - Sistem kanalisasi 2-1 di Jalur Puncak Kabupaten Bogor Jawa Barat, akan dikolaborasikan dengan sistem satu arah atau one way pada uji coba yang akan dilaksanakan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polres Bogor dan Pemkab Bogor pada Sabtu, 7 Desember 2019.

"Yang menjadi pembeda dengan uji coba pertama adalah, kita tetap memberlakukan one way di pagi hari karena memang arus kendaraan yang naik di hari Sabtu pagi itu lebih banyak," ujarnya Kasatlantas Polres Bogor, AKP Adli Amri usai rapat bersama di Kantor Polres Bogor, Cibinong Kabupaten Bogor, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Jalur Puncak Kembali Gunakan Sistem Satu Arah

Fadli memaparkan, pada pagi hari mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB Jalur Puncak berlaku one way ke arah atas. Kemudian, pukul 12.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB diberlakukan kanalisasi 2-1, dua lajur arah turun dan satu lajur arah naik.

"Pada persimpangan-persimpangan akan kita rekayasa untuk mengurangi crossing atau perpotongan. Sosialisasi pelaksanaan kegiatan uji coba tersebut akan dilakukan secara masif baik melalui media cetak, media elektronik, maupun media sosial," kata Fadli.

Seperti diketahui, Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin membeberkan beberapa catatan setelah melakukan pemantauan secara langsung uji coba sistem kanalisasi 2-1 Jalur Puncak, Kabupaten Bogor yang dilakukan pada Minggu (27/10).

Catatan pertama yaitu mengenai adanya kepadatan kendaraan di beberapa titik karena adanya penyempitan jalan atau bottleneck.

Ia menyebutkan, kepadatan kendaraan terjadi di titik langganan macet seperti Pasar Cisarua, Simpang Taman Safari (TSI), Tanjakan Selarong, dan Simpang Megamendung.

Baca juga: DPRD Kabupaten Bogor Dukung Rencana Kanalisasi 2-1 Jalur Puncak

Kedua, yaitu belum tersedianya cerukan angkot. Pada hari pertama uji coba kanalisasi 2-1, tak sedikit angkot berhenti di jalan ketika menunggu penumpang naik, sehingga membuat laju kendaraan lainnya tersendat.

"Angkot berhenti di jalan ketika menunggu penumpang naik, membuat stuck kendaraan-kendaraan di belakangnya," bebernya.

Catatannya yang terakhir, arus lalu lintas terganggu para pengendara yang memberhentikan mobilnya saat belanja di pedagang kaki lima (PKL). Pasalnya, terdapat beberapa titik PKL yang tersebar Jalur Puncak.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: