Bantah Beras Bansos yang Dikubur di Depok Kondisi Rusak, Pemilik Lahan: Saat Diangkat Masih Bagus Kok

Headline
Beras bantuan sosial (bansos) ditimbun dalam tanah di Depok. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Penemuan beras bantuan sosial (bansos) yang dikubur di dalam tanah lapang di Kota Depok itu sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini, Pihak JNE mengatakan bahwa beras bansos tersebut rusak dan sudah menjadi milik JNE.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Rudi Samin selaku pemilik lahan yang dijadikan lokasi penimbunan beras dari Presiden Joko Widodo itu.

“Beras saat kita angkat masih bagus kok, ini beras kristal,” ujarnya kepada wartawan saat datangi lokasi penimbunan beras bansos, Rabu (3/8/2022).

Selain itu, ia juga mempertanyakan klaim JNE soal beras bansos yang telah menjadi miliknya, lantaran saat ditemukan beras bansos terdapat tulisan yang menyatakan beras bansos milik tersebut milik pemerintah.

“Beras kita, bantuan di sini ada tulisan BUMN di bawahnya Bulog,” jelas Rudi.

Rudi juga mengatakan bahwa beras bansos tersebut diperuntukan untuk masyarakat luar daerah.

“Beras yang bagus dibawa ke Polres masih layak untuk dimakan, dikonsumsi, beras bukan buat warga sini, buat luar daerah Kalimantan, Sulawesi, NTT, Sumatera, Lampung, Bali, Maluku, Irian,” katanya.

Diketahui, pihak JNE menegaskan bahwa beras bansos yang ditimbun itu rusak karena terkena hujan diperjalanan saat pengambilan dari Gudang Bulog yang berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta Utara.

Karena kondisi beras yang jadi rusak, pihak JNE bertanggung jawab untuk menggantinya, yang kemudian dibagikan ke masyarakat. Setelahnya, beras bansos yang rusak tersebut ditimbun.

Hal serupa juga disampaikan oleh Menteri Sosial Risma Trimaharini saat konferensi pers pada Selasa (2/8/2022).

“Beras milik JNE bukan milik Pemerintah,” tegas Menteri Risma.

“Beras basah adalah tanggung jawab JNE dan beras sudah diganti dengan paket lainnya masih bagus. Itu kesalahan pihak operasional JNE dan tidak dibebankan ke pemerintah, ”tambahnnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah karung beras ditimbun di dalam tanah lapang yang berada di Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (31/7/2022). Dilaporkan, yang akhirnya beras-beras itu menyebarkan bau busuk. Beberapa karung beras itu bertuliskan ‘Beras Kita’.

Tim Pantau
Editor
Firdha Rizki Amalia