Bantah Lakukan Pembunuhan, Ini Beberapa Alat Bukti yang Ditemukan Polisi saat Penangkapan Terduga HS

Headline
Kondisi ruang tamu rumah korban pembunuhan satu keluarga  (Foto:Pantau.com/Lilis Varwati)Kondisi ruang tamu rumah korban pembunuhan satu keluarga (Foto:Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com – Polisi telah berhasil menangkap sosok terduga pelaku pembunuhan satu keluarga yang berinisial HS. Namun, pria itu menampik jika dikatakan sebagai dalang dibalik insiden berdarah itu.

Akan tetapi dalam penangkapan tersebut, polisi juga berhasil menemukan beberapa alat bukti yang dapat mengarahkan bahwa HS merupakan pelaku pembunuhan.

Alat bukti yang ditemukan yakni, beberapa ponsel, kunci mobil, celana berlumuran darah dan uang tunai sebesar Rp 4 juta rupiah.

Baca juga: Begini Kronologi Penangkapan HS, Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Untuk beberapa alat bukti itu ditemukan polisi berada di dalam tas HS pada saat menangkapnya yang kala itu tengah beristirahat di kaki gunung Guntur, Garut, Jawa Barat.

“Kita geledah tasnya kita menemukan kunci mobil merek Nissan, Ponsel dan uang sekitar Rp 4 juta,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (15/11/2018).

Selain beberapa alat bukti yang ditemukan di dalam tas HS, polisi juga menemukan dua unit ponsel milik korban dengan kondisi berlumuran darah di dalam mobil Nisan X-trail yang kendarai oleh HS dari Bekasi menuju tempat kosnya di kawasan Cikarang, Jawa Barat.

Bahkan, pada beberapa bagian mobil berwana silver itu, polisi juga menemukan bercak-bercak darah yang telah mengering.

“Kemudian di gagang pintu kanan juga ada darah, kemudian di karpet bawah sopir juga ada darah, lalu di pedal gas ada darah dan ada di seatbelt ada darah,” kata Argo.

Selain itu, polisi kembali menemukan alat bukti berupa celana panjang berwarna hitam dengan kondisi berlumuran darah di dalam kamar kos HS. Dengan temuan alat bukti itu, polisi akan membawa ke Laborarotium Forensik guna dicocokkan dengan darah yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kita tunggu hasil Labfor darah yg di mobil, darah yang ada di tempat kos dan darah yang ada di TKP. Apakah ada kesamaan atau tidak,” singkat Argo.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga yang tinggal di Jalan Bojong Nangka 2, RT 002 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, lantaran diduga menjadi korban pembunuhan.

Baca juga: Diduga Sebagai Pembawa Mobil Milik Korban Pembunuhan Satu keluarga, HS Jalani Pemeriksaan Intensif

Empat orang yang terdiri dari Ayah, ibu dan dua orang anak itu beridenritas Gaban Nanggolan (39) Maya Ambarita (37), Sarah Nainggolan (9) Arya Nainggolan (7).
    
    
    

Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi