Pantau Flash
5 Orang Meninggal Korban Longsor di Manado
BNPB Umumkan Korban Meninggal Akibat Gempa Majene Sebanyak 46 Jiwa
Jakarta Catatkan Kasus Baru COVID-19 Terbanyak, Sulawesi Barat Nihil
Leo/Daniel Kalah, Ganda Putra Indonesia Gagal Melaju ke Final Thailand Open
Gempa Bumi Tektoknik Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Banyak Terjadi Kecelakaan di KM 90 Cipularang, Komisi V Minta Menhub Audit

Banyak Terjadi Kecelakaan di KM 90 Cipularang, Komisi V Minta Menhub Audit Petugas membersihkan sisa kecelakaan (Foto: Antara/Ibnu Chazar)

Pantau.com - Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan audit terhadap kelayakan Jalan Tol Cipularang khususnya sekitar kilometer 90. Hal itu dilakukan agar ke depan tidak lagi terjadi kecelakaan.

"Kita sudah sampaikan ke menteri bahwa kejadian kecelakaan sering berulang oleh karena itu kita minta dilakukan audit sungguh-sungguh terutama terkait kelayakan jalan dan geometriknya. Karena itu kejadian berulang di km 90 sampai 110, itu ada apa?," kata Djemi kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).

Baca Juga: Mencekam! Begini Detik-detik Sebelum Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Selain itu menurut Djemi, Komisi V juga sudah meminta Kemenhub untuk melakukan uji kelayakan pada kendaraan seperti mobil bus dan truk-truk besar.

"Selalu kita ingatkan tapi hanya ini kejadian terkait rem blong, kita minta diinvestigasi apakah truk layak," ungkapnya.

Menurut Djemi yang bertanggung jawab soal audit ini adalah pihak Jasa Marga karena jadi wilayah kerjanya. Ke depan ia berharap tidak terjadi kecelakaan lagi di seluruh ruas jalan Tol Cipularang.

"Atau dikasih rambu secara khusus rambu di daerah itu. Tapi kami minta dilakukan audit terkait geometriknya dan juga kelayakan jalan di ruas itu," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalan Tol Cipularang Kilometer 91 dari arah Bandung menuju arah Jakarta, Senin siang, 2 September 2019.

Baca Juga: Tol Cipularang KM 90 Sering Jadi Lokasi Kecelakaan, Menhub Akan Evaluasi

Setidaknya 21 kendaraan terlibat dalam peristiwa kecelakaan itu, yakni sejumlah truk, kendaraan pribadi, dan bus. Sembilan orang meninggal dan delapan orang luka dalam kecelakaan beruntun tersebut. Beberapa kendaraan juga terbakar dalam peristiwa itu. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: