Pantau Flash
Sri Mulyani Usul Minuman Manis dalam Kemasan Jadi Objek Cukai
Wabah Virus Korona Dongkrak Harga Emas ke Level Tertinggi
Ketua DPRD Sebut Surat Anies Baswedan Soal Formula E Ilegal
Freeport Keluarkan Kocek 600 Juta Dolar AS untuk Bangun Smelter
Victoria Keluarkan Peringatan Berhati-hati Terhadap WNI Terkait Korona

Banyak Terjadi Kecelakaan di KM 90 Cipularang, Komisi V Minta Menhub Audit

Banyak Terjadi Kecelakaan di KM 90 Cipularang, Komisi V Minta Menhub Audit Petugas membersihkan sisa kecelakaan (Foto: Antara/Ibnu Chazar)

Pantau.com - Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan audit terhadap kelayakan Jalan Tol Cipularang khususnya sekitar kilometer 90. Hal itu dilakukan agar ke depan tidak lagi terjadi kecelakaan.

"Kita sudah sampaikan ke menteri bahwa kejadian kecelakaan sering berulang oleh karena itu kita minta dilakukan audit sungguh-sungguh terutama terkait kelayakan jalan dan geometriknya. Karena itu kejadian berulang di km 90 sampai 110, itu ada apa?," kata Djemi kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).

Baca Juga: Mencekam! Begini Detik-detik Sebelum Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Selain itu menurut Djemi, Komisi V juga sudah meminta Kemenhub untuk melakukan uji kelayakan pada kendaraan seperti mobil bus dan truk-truk besar.

"Selalu kita ingatkan tapi hanya ini kejadian terkait rem blong, kita minta diinvestigasi apakah truk layak," ungkapnya.

Menurut Djemi yang bertanggung jawab soal audit ini adalah pihak Jasa Marga karena jadi wilayah kerjanya. Ke depan ia berharap tidak terjadi kecelakaan lagi di seluruh ruas jalan Tol Cipularang.

"Atau dikasih rambu secara khusus rambu di daerah itu. Tapi kami minta dilakukan audit terkait geometriknya dan juga kelayakan jalan di ruas itu," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalan Tol Cipularang Kilometer 91 dari arah Bandung menuju arah Jakarta, Senin siang, 2 September 2019.

Baca Juga: Tol Cipularang KM 90 Sering Jadi Lokasi Kecelakaan, Menhub Akan Evaluasi

Setidaknya 21 kendaraan terlibat dalam peristiwa kecelakaan itu, yakni sejumlah truk, kendaraan pribadi, dan bus. Sembilan orang meninggal dan delapan orang luka dalam kecelakaan beruntun tersebut. Beberapa kendaraan juga terbakar dalam peristiwa itu. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: