Pantau Flash
Sah! Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar 9 Desember 2020
Peringatan Banjir Warga Jakarta! Bendungan Katulampa Bogor Siaga I
30 Hotel di DKI Jakarta Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien COVID-19 OTG
Positif COVID-19 di Indonesia Pecah Rekor (Lagi), Tambah 4.176 Kasus
Presiden Jokowi Tegaskan Pilkada Serentak 2020 Tidak akan Ditunda

Bareskrim Gelar Perkara Djoko Tjandra Jumat Esok, KPK Sudah Terima Undangan

Bareskrim Gelar Perkara Djoko Tjandra Jumat Esok, KPK Sudah Terima Undangan Terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (tengah). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengatakan lembaganya telah menerima undangan resmi dari Bareskrim Polri perihal kegiatan gelar perkara kasus dugaan korupsi yang dilakukan Djoko Tjandra.

"Insya Allah gelarnya tercantum hari Jumat tanggal 14," kata Nawawi melalui keterangannya di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

KPK, kata Nawawi, telah menunjuk pejabat di Kedeputian Penindakan untuk menghadiri gelar perkara tersebut.

Baca juga: Kejaksaan Agung Tetapkan Jaksa Pinangki Tersangka Kasus Djoko Tjandra

Ia mengatakan sejak awal lembaganya mengapresiasi kerja dari Bareskrim Polri dalam menangani perkara Djoko Tjandra secara terbuka dan transparan.

"Sehingga tidak ada alasan untuk meragukan keseriusan Polri dalam menangani perkara dimaksud. Terakhir, keterbukaan Bareskrim Polri tersebut ditunjukkan dengan mengirimkan surat ke KPK untuk mengajak gelar perkara dimaksud," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat jumpa pers di Mabes Polri, Jumat 7 Agustus 2020, menyampaikan gelar perkara kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi terkait pengurusan penghapusan "red notice" atas nama Djoko Tjandra akan diadakan pekan depan.

Baca juga: Periksa Jaksa Harus Izin JA, KPK: Ini Menimbulkan Kecurigaan Publik

"Minggu depan kami akan melaksanakan gelar dalam rangka penetapan tersangka untuk kasus tipikor dengan mengundang rekan-rekan dari KPK," ucap Listyo.

Diketahui, kasus dugaan korupsi tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan pada Kamis (6/8).

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: