Pantau Flash
Kanada Identifikasi Kasus Pertama Virus Corona
Persib Bandung Perpanjang Kontrak Omid Nazari Satu Musim
Hafiz/Gloria Rebut Tiket Final Thailand Masters 2020
43 Narapidana Terima Remisi Imlek pada Tahun 2020
Trump Naikkan Tarif Produk Turunan Baja dan Alumunium Beberapa Negara

Begini Upaya Pemprov DKI Jakarta Minimalkan Bahaya Kebakaran

Begini Upaya Pemprov DKI Jakarta Minimalkan Bahaya Kebakaran Ilustrasi kebakaran. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Provinsi DKI Jakarta menargetkan 80 persen rukun warga di Jakarta memiliki sistem keselamatan kebakaran lingkungan (SKKL) dalam periode 2018-2022.

Hal tersebut merupakan salah satu langkah sosialisasi DPKP kepada masyarakat untuk cepat tanggap terhadap peristiwa kebakaran di lingkungan sekitar.

“Yang kita harapkan dari sistem ini walaupun terjadi kebakaran, bisa dipadamkan dengan cepat oleh warga,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran DPKP DKI Jakarta Jon Vendri, di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: Jokowi Gelar Rakornas Antisipasi Serangan Karhutla

Sistem SKKL terdiri dari sumber daya manusia (SDM) yaitu warga masyarakat dengan struktur organisasinya, peralatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan hidran, serta prosedur pemadaman kebakaran.

SDM yang dilatih dalam sistem ini dinamakan sebagai Balakar atau Barisan Sukarelawan Kebakaran.

Namun, menurut Jon, dengan adanya SKKL tidak berarti kasus kebakaran akan serta merta menurun. Setidaknya, tambah dia, kasus kebakaran yang terjadi bisa lebih cepat dilaporkan kepada pihak pemadam.

Selain itu, SKKL turut membantu mengurangi resistensi warga terhadap para petugas pemadam kebakaran yang datang.

“Kalau dulu sebagian warga suka marah-marah kalau pemadam datang terlambat, sekarang mereka malah langsung membantu. Jadi ada kolaborasi, baik dalam mencegah maupun memadamkan kebakaran,” ujar Jon.

Baca juga: Gara-gara Karhutla, Jokowi Minder Datang ke Malaysia dan Singapura

Sebagai catatan, di seluruh Jakarta terdapat 2.726 lingkungan rukun warga. Sampai dengan 2018, ada 880 SKKL yang sudah dijalankan. Itu berarti jumlahnya masih sekitar 32 persen.

Berdasarkan data DPKP Jakarta, dalam jangka waktu 1 Januari hingga 5 Agustus 2019, tercatat 1.102 kasus kebakaran yang terjadi.

Dari jumlah itu, sebanyak 108 peristiwa berhasil diatasi oleh masyarakat. Menurut Jon, hal ini menjadi salah satu indikasi pentingnya SKKL.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: