Beli Minyak Goreng Pakai Aplikasi, Warga Jakarta: Ribet Banget

Headline
Ilustrasi- Minyak goreng curah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/wsj.Ilustrasi- Minyak goreng curah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/wsj.

Pantau – Terbit kebijakan pembelian minyak goreng curah wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini menjadi polemik di masyarakat, lantaran ada warga Jakarta yang mengaku kesulitan dengan adanya kebijakan ini.

“Ribet banget pakai aplikasi kalau di Jakarta,” kata Ida salah satu pedagang di Pasar Mandiri, Jakarta Utara, Kamis (30/6/2022).

Ida mengaku dapat minyak goreng curah subsidi dalam kemasa jeriken yang ditawari oleh retail dengan harga jual Rp 14.000 hingga Rp 15.000 per kilogram.

Dia mengatakan 1 orang hanya boleh membeli 10 liter minyak goreng curah per hari dengan menunjukkan KTP dan memotret NIK pembeli kepada pihak retail untuk laporan. Ia merasa keberatan dengan adanya kebijakan tersebut.

Selain Ida, ada pula seorang pembeli yang merasa keberatan dengan kebijakan tersebut. Andy (42) mengaku gelisah karena khawatir penggunaan foto KTPnya disalahgunakan.

“Kita enggak tahu NIK KTPnya diapakan,” katanya.

Lebih lanjut, keduanya berharap pembelian minyak goreng curah tak lagi perlu menggunakan KTP atau aplikasi PeduliLindungi.

Tim Pantau
Reporter
Renalya Arinda