Beruntungnya Jemaah Kloter Terakhir, Bisa Sentuh dan Cium Ka’bah

Headline
Arsif foto - Umat Islam dari berbagai negara berebut menyentuh pintu Ka'bah setelah pembatas yang dipasang selama 2,5 tahun akibat pandemi dibuka kembali pada Selasa (2/8/2022). ANTARA/Desi PurnamawatiArsif foto - Umat Islam dari berbagai negara berebut menyentuh pintu Ka'bah setelah pembatas yang dipasang selama 2,5 tahun akibat pandemi dibuka kembali pada Selasa (2/8/2022). ANTARA/Desi Purnamawati

Pantau – Kelompok terbang (kloter) 43 Embarkasi Solo (SOC 43) menjadi kloter terakhir yang meninggalkan Mekkah ke Madinah. Mereka merasa beruntung karena dapat menyentuh langsung Ka’bah.

“Serasa mendapat door prize, karena pembatas kabah dibuka dan bisa menyentuh Ka’bah,” kata Retno, salah seorang haji SOC 43 di Mekkah, Kamis (4/8/2022).

Retno mengaku sangat bahagia dan bersyukur meski terakhir meninggalkan Mekkah dan pastinya juga terakhir meninggalkan Madinah. Tapi di balik itu, dia dapat menyentuh langsung Ka’bah.

“Kemarin saat umrah terakhir, kita tidak tahu awalnya pembatas Ka’bah dibuka, tiba-tiba ramai orang saya ikut juga. Alhamdulillah bisa menyentuh Rukun Yamani, meski tidak dapat menyentuh Hajar Aswad,” ujarnya.

Begitu pula Almas, dari SOC 43, selain dapat lebih menikmati ibadah umrah karena tidak perlu berdesakan, ia juga senang karena tidak perlu lagi mengantre jemuran dengan sesama jemaah lainnya.

“Enaknya tidak perlu mengantre. Biasanya untuk mencuci dan menjemur harus antre karena banyaknya jemaah,” ucap Almas yang menggantikan bapaknya berhaji.

Pembatas yang mengelilingi Ka’bah selama 2,5 tahun sudah dibuka kembali pada Kamis (2/8) pukul 22.50 Waktu Arab Saudi (WAS).

Jemaah haji maupun umrah sudah bisa kembali mencium dan menyentuh Ka’bah setelah pembatas tersebut dibuka.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Aries Setiawan