Bharada E Beri Keterangan Baru Soal Kematian Brigadir J, LPSK: Lebih Sesuai Fakta, Dulu hanya 20 Persen yang Benar

Headline
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri) berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri) berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

Pantau – Keterangan baru Bharada E yang diterima Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) lebih meyakinkan. Keterangan baru ini muncul setelah Bharada E ditetapkan sebagai tersangka.

“Lebih ada kesesuaian dengan fakta yang kami dapatkan, dibanding dengan versi cerita yang pertama,” kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi di Kantor LPSK Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (9/8/2022).

Edwin membeberkan setidaknya LPSK sudah 5 kali bertemu Bharada E. Saat sebelum menjadi tersangka, keterangan Bharada E dinilai hanya mengandung 20 persen kebenaran.

LPSK tidak memiliki keyakinan saat mendapatkan keterangan pertama dari Bharada E. Pasalnya LPSK membandingkan keterangan Bharada E dengan data pembanding lainnya.

“Jadi keterangan yang disampaikan dari awal dengan yang disampaikan pengacara itu sudah berubah. Persentase dari yang sebelumnya mungkin cuma 20% doang yang bener ya,” ujarnya.

Kini, LPSK fokus mendalami pengajuan juctice collaborator (JC) Bharada E. Bharada E siap memberikan keterangan lebih lanjut usai menjadi tersangka kasus pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Tim Pantau
Editor
Muhammad Rodhi