Biadab! Pimpinan Pondok Pesantren di Subang Perkosa Santri sejak 2020, Terungkap lewat Secarik Surat

Headline
ilustrasi perkosaanilustrasi perkosaan

Pantau – Lagi, pimpinan pondok pesantren memperkosa santriwatinya. Kali ini terjadi di pondok pesantren di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Tokoh yang seharusnya melindungi dan mengayomi, malah justru merusak masa depan santrinya. DAN (45) tega memperkosa santrinya yang masih di bawah umur.

Aksi bejat DAN sudah dilakukan lebih dari 10 kali terhadap korban sejak Desember 2020.

“Perbuatan sudah dilakukan sebanyak lebih dari 10 kali sejak bulan Desember 2020 sampai dengan tanggal 7 Desember 2021,” ujar Kapolres Subang, AKBP Sumarni, di Mapolres Subang, Rabu (22/6/2022).

Selain sebagai pimpinan ponpes, DAN merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang.

Perbuatan biadab DAN akhirnya terkuak setelah orangtua korban mendapati surat korban. Di dalam surat itu, korban menuliskan peristiwa yang dialaminya.

Dari surat itu, keluarga korban kemudian menelusuri, hingga akhirnya melaporkan ke kepolisian. Pelaku kemudian ditangkap pada 10 Juni 2022.

“Pelaku kami amankan 10 Juni 2022 di rumahnya, tidak ada perlawanan. Perlakub mengakui perbuatannya,” kata Sumarni.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda Rp5 miliar.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan