BMKG Sebut Ada 236 Kali Gempa Susulan di Cianjur hingga Hari Kelima

Headline
Rumah salah satu ketua RT di Kampung Cisarua, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur, terangkat dari tanah. (Foto: Tangkapan layar)Rumah salah satu ketua RT di Kampung Cisarua, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur, terangkat dari tanah. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Cianjur sebanyak 272 orang. Terjadi gempa susulan sebanyak 236 kali di Cianjur sejak hari kelima pasca peristiwa yang terjadi pada Senin (21/11/2022).

“Terjadi gempa susulan sebanyak 236 kali sampai dengan 25 November 2022 pukul 06.00 WIB. Gempa dengan magnitudo terkecil 1,2 dan magnitudo terbesar 4,2,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui cuitannya di Twitter, dikutip Pantau.com, Jumat (25/11/2022).

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban tewas pascagempa Cianjur bermagnitudo 5,6 bertambah menjadi 272 orang.

“Perkembangan terakhir terkait jumlah korban hari ini sejumlah 272 jenazah. Karena hari ini ditemukan satu jenazah atas nama Ibu Nining, umur 64 tahun,” ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers, Kamis (24/11/2022).

Dari jumlah tersebut, 165 jasad di antaranya sudah teridentifikasi. Sedangkan, 107 jasad lainnya dalam proses identifikasi.

“Dari 272 ini, yang sudah dapat diidentifikasi by name by addressnya ada 165 orang. Sementara yang masih kita cari terus siapa ini jenazahnya, identitasnya masih ada 107 jenazah,” tuturnya.

Tim Pantau
Editor
Renalya Arinda
Penulis
Renalya Arinda