Pantau Flash
Maluku Tenggara Barat Diguncang Gempa Magnitudo 6,7
Presiden Jokowi: Draf RUU Ibu Kota Baru Disampaikan ke DPR Setelah Reses
Erick Thohir Minta BUMN dan Swasta Bersaing Bangun Indonesia
Sri Mulyani: Diskon Harga Tiket Pesawat Bisa Mencapai 50 Persen
Komisi I DPR Setuju Pemerintah Terima Hibah Alutsista dari Amerika Serikat

BMKG Sebut Titik Panas Karhutla di Kalimantan Barat Alami Penurunan

BMKG Sebut Titik Panas Karhutla di Kalimantan Barat Alami Penurunan Kebakaran hutan dan lahan masih berlangsung di 4 provinsi yakni Riau, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah (Foto: Antara)

Pantau.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak, menyatakan titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Selasa (20/8/2019) mengalami penurunan dibanding satu hari sebelumnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak Erika Mardiyanti, mengatakan bahwa titik panas yang terpantau dari Senin kemarin pukul 07.00 WIB sampai Selasa pukul 07.00 WIB sebanyak 140 titik panas, dan paling banyak ada di Kabupaten Sanggau sebanyak 46 titik panas.

Baca juga: Moeldoko Ungkap Perbedaan Kebakaran Hutan yang Dulu dan Sekarang

Kemudian disusul Kabupaten Ketapang sebanyak 20 titik panas, Kapuas Hulu 14 titik panas, Landak 11 titik panas, Sambas dan Mempawah masing-masing 10 titik panas, Sekadau dan Melawi masing-masing sembilan titik panas, Bengkayang lima titik panas, Kubu Raya empat titik panas; Sintang dua titik panas, sementara Kayong Utara, Kota Pontianak dan Singkawang tidak ditemukan titik panas.

Sebelumnya, Senin (19/8) terpantau sebanyak 404 titik panas, dan paling banyak ada di Kabupaten Ketapang (146) disusul Kabupaten Sanggau (81), Kubu Raya (65), Mempawah (29), Landak (22), dan Sintang (15).

Selain itu, ada enam titik panas di Kabupaten Kapuas Hulu, lima titik panas di Kabupaten Melawi, masing-masing tiga titik panas di Kabupaten Bengkayang dan Kota Pontianak, serta dua titik panas di Kabupaten Sambas. Sementara itu, di Kota Singkawang tidak ditemukan titik panas.

Baca juga: Media Asing: Indonesia Belum Punya Solusi Jelas Cegah Siklus Karhutla

Sementara itu, BMKG Supadio Pontianak juga memprakirakan di sejumlah wilayah di Kalbar  masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/guntur dan angin kencang berdurasi singkat pada pukul 21.30 WIB, di antaranya di Kabupaten Sanggau, Landak,  Kubu Raya,  Kayong Utara, Sekadau, Ketapang dan Kapuas Hulu.

Kemudian sekitar pukul 23.30 WIB, hujan juga berpotensi terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, dan Kayong Utara.

"Untuk ISPU (indeks standar pencemaran udara) berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Klimatologi Mempawah, Kalbar, secara umum kualitas udara mulai membaik, kemudian mulai pukul 09.00 WIB kualitas udara masuk dalam kategori sedang," kata Erika.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: