Pantau Flash
KKP Rampungkan Penyidikan 2 Kapal Asing Ilegal Berbendera Malaysia
Kemenhub: Sepeda Akan Dibagi Jadi 2 Kategori dengan 7 Jenis Persyaratan
Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris Positif COVID-19
Tim SAR Kerahkan 4 Helikopter ke Paniai Evakuasi Heli PT NUH
Total Kasus Positif di Lingkungan KPK Mencapai 115 Orang

BNPB Bicara Kesadaran Masyarakat Terhadap Ancaman Tsunami Selatan Jawa

BNPB Bicara Kesadaran Masyarakat Terhadap Ancaman Tsunami Selatan Jawa Ilustrasi (Foto: Antara)

Pantau.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, bencana alam tsunami di pantai selatan Jawa sangat tinggi sehingga perlu diwaspadai agar masyarakat pesisir pantai lebih sadar terhadap ancaman bencana tersebut yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

"Ini kan baru potensi ya bukan prediksi, namanya potensi ada," kata Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Wartono di sela-sela kegiatan sosialisasi ancaman bencana alam di Lapan, Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: BPPT: Gempa Megathrust Magnitudo 8,8 Berpotensi di Selatan Pulau Jawa

Ia menuturkan, peringatan potensi tsunami itu tujuannya bukan untuk menakuti masyarakat, tetapi sekadar mengingatkan masyarakat agar lebih sadar dan selalu waspada dalam menghadapi bencana alam.

"Seperti tsunami besar itu, kami tak menakut-nakuti masyarakat, malah ingin mengedukasi," katanya.

Ia menyampaikan, BNPB berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat salah satunya dengan melakukan kegiatan Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami yang bertujuan mengedukasi masyarakat.

"Salah satu mengedukasi masyarakat itu seperti selalu menyaring informasi yang diterima soal bencana, jangan termakan informasi hoax, harus dicek dulu kebenarannya," katanya.

Baca juga: Rekan Kerja Kenang Pengalaman Berkesan Tentang Sutopo Purwo

Upaya lain mengantisipasi ancaman tsunami, kata dia, dengan telah dipasangnya alat Early Warning System (EWS) di pantai selatan Jawa di antaranya wilayah pantai Kabupaten Garut yang sudah dipasang delapan EWS.

Ia menambahkan, BNPB juga melakukan mitigasi dan mengevaluasi setiap desa terkait ketangguhan dan kesiapannya terhadap ancaman bencana alam.

"Kami juga terus sosialisasi soal mitigasi, evaluasi juga di setiap desa soal ketangguhan bencananya," katanya.

Sosialisasi tentang ancaman bencana alam itu diikuti masyarakat dan pelajar di wilayah pesisir pantai selatan Kabupaten Garut dengan pemandu yang terlatih dari BNPB.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: