Pantau Flash
Menuju 'New Normal', Magelang Akan Perketat Protokol Kesehatan
Tercatat Ada 1.502 Pelanggar Selama PSBB Bogor
Pembatasan Virus Korona Berkurang, Harga Minyak Dunia Naik
Ekonomi Dunia Kembali Dibuka, Dolar AS Tergelincir
Jepang Jalani 'The New Normal' Usai Status Darurat COVID-19 Dicabut

BPN Prabowo-Sandi Akan Terima Kekalahan, Asal..

Headline
BPN Prabowo-Sandi Akan Terima Kekalahan, Asal.. Pipin Sofyan. (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menjamin akan menerima jika dinyatakan kalah dalam hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. Hanya saja, pihaknya tidak akan tinggal diam jika dalam hasil perhitungan tersebut ditemukan kecurangan.

"Betul (kita akan menerima). Selama pemilu dan pilpres ini jujur dan adil semua proses ini dilakukan dengan benar, maka kami tentu akan menerima secara kstria patriot, semua partai politik, dan termasuk pak Prabowo. Selama jujur dan adil, tidak ada kecurangan yang masif terstruktur dan sistematis," ujar Jubir BPN Prabowo-Sandi, Pipin Sofyan saat ditemui di Kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu, 20 April 2019.

Baca juga: BPN Heran, Kenapa Selalu Suara Prabowo yang Salah Input di Situng KPU

Namun, Pipin mengklaim bahwa saat ini pihaknya melihat ada kecenderungan kecurangan yang dilakukan KPU dalam proses perhitungan suara. Menurutnya, kecurangan tersebut juga bisa terlihat di berbagai media sosial.

"Saya kira ini sudah beredar di media sosial ya. Jadi misalnya di suatu daerah dikatakan 184, angka 1 nya ilang lalu 84-nya masuk. Sehingga, dianggap pak Prabowonya kalah, tidak menang di satu TPS itu, dan kami melihat laporan itu banyak," ungkapnya.

Baca juga: KPU Minta Stop Klaim Kemenangan, BPN: Itu Hak Konstitusi Kami!

Untuk itu, pihaknya saat ini menyerukan agar masyarakat terutama para simpatisannya untuk tetap mengawasi perhitungan KPU yang sedang dilakukan. Menurutnya, saat ini semua masih sama-sama berikhtiar.

"Kami ingin sampaikan adalah kami ingin menghormati semua proses yang ada di KPU tidak diselesaikan di quick count. Semua masih berikhtiar, KPU mengumumkan siapa pemenang pemilu dan pilpres tahun 2019," tandasnya.

Tim Pantau
Penulis
Rifeni
Reporter
Bagaskara Isdiansyah

Berita Terkait: