Pantau Flash
Jaksa Agung Bantah Pernah Komunikasi dengan Djoko Tjandra
PSBB Ketat Jakarta Kembali Diperpanjang 14 Hari
Kasus Positif COVID-19 di RI Capai 262.022, Jumlah Meninggal Dunia 10.105
Febri Diansyah Mundur dari KPK
Idap Kanker Paru Stadium 4, Suami Bupati Bogor Ade Yasin Tutup Usia

Briptu Heidar Ditembak Senjata Laras Panjang, Polri Sebut Identitas Pelaku

Headline
Briptu Heidar Ditembak Senjata Laras Panjang, Polri Sebut Identitas Pelaku Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

Pantau.com - Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembak Briptu Heidar dengan menggunakan senjata laras panjang ketika mencoba melarikan diri dari penyekapan. Pelaku penembakan diduga berinisial JM.

"Yang melakukan JM, diduga menggunakan senjata laras panjang melakukan penembakan terhadap Briptu Heidar," ucap Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Polri Beberkan Kronologis Tewasnya Briptu Heidar di Papua

Penembakan terhadap Briptu Heidar, sambung Dedi, ketika anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua itu berlari meninggalkan KKB untuk menyelamatkan diri.

Sayangnya, saat itulah Briptu Heidar ditembak oleh pelaku dari arah belakang dan tepat mengenai kepalanya.

"Saat melarikan diri, dari jarak sekian meter ditembak dari belakang, yang mengenai kepala," kata Dedi.

Terkait dengan sosok pelaku penembakan, Dedi menyebut bahwa pria berinisial JM itu merupakan anggota kelompok yang dipimpin oleh G dan disebut menguasai daerah Kabupaten Puncak, Papua.

"Kelompok tersebut adalah kelompok dari G. Daerah tersebut dikuasai oleh kelompok G, kemudian yang melakukan diduga JM, yang melakukan penembakan terhadap Briptu Haedar," pungkas Dedi.

Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Amunisi untuk KKB Pimpinan Egianus Kogoya

Untuk diketahui, tewasnya Briptu Heidar berawal saat korban bersama Bripka Alfonso Wakum melintas di sekitar Kampung Usir dekat Kampung Mudidok menggunakan sepeda motor sekitar pukul 11.00 WIT. Saat melintas, ada warga yang memanggil nama korban sehingga keduanya berhenti dan korban datang menghampiri warga sipil tersebut.

Namun, tiba-tiba dari dalam semak belukar muncul sekelompok orang misterius bersenjata api menangkap korban dan membawanya, tanpa bisa melakukan perlawanan.

Sedangkan rekannya, Bripka Wakum, langsung menjatuhkan diri dan bersembunyi, ketika situasi dianggap aman yang bersangkutan langsung menuju ke Polsek Ilaga untuk melaporkan insiden yang mereka alami.

Jenazah Briptu Heidar ditemukan tidak jauh dari lokasi pengadangan di Kampung Usir, dekat Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: