Pantau Flash
Kemendikbud Terbitkan Kepmen 719/P/2020 Tentang Kurikulum Darurat
Dishub DKI Sebut Ganjil Genap Bisa Berlaku Seharian Tanpa Skema Waktu
Pemerintah Izinkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning dan Hijau COVID-19
Waketum PPP Reni Marlinawati Meninggal Dunia
Kasus Positif COVID-19 per 7 Agustus Melonjak 2.473 dengan Total 121.226

China Ingin Garap Transportasi Publik di Ibu Kota Baru RI di Kaltim

Headline
China Ingin Garap Transportasi Publik di Ibu Kota Baru RI di Kaltim Ilustrasi Pulau Kalimantan (Foto: Antara)

Pantau.com - Selain menyampaikan keinginan untuk menggarap proyek kereta Jakarta-Surabaya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan China Railway Construction Corporation (CRCC) juga menawarkan sejumlah investasi seperti penyediaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga pengembangan teknologi untuk transportasi publik di calon ibu kota baru, di Kalimantan Timur.

"Dia ingin investasi rumah murah di Jonggol. Saya bilang, silakan saja. Kemudian dia juga nawar, 'Boleh enggak kami ikut investasi juga dalam pengembangan ibu kota?' Saya bilang enggak tahu kalau itu. Tapi mereka menawarkan teknologi untuk public transport di sana," kata Luhut usai bertemu dengan Chairman CRCC Limited, Chen Fenjian di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (2/9/2019).

Baca juga: China Minat Garap Kereta Jakarta-Surabaya, Luhut: Siapa Saja Silakan Masuk

Dalam pertemuan itu, China juga telah menyatakan keinginannya untuk ikut serta menggarap proyek kereta Jakarta-Surabaya yang akan digarap Jepang.

"China Railway ingin investasi di bidang kereta api Jakarta-Surabaya. Saya bilang, 'Siapa saja silakan saja masuk'," kata Luhut.

Luhut mengatakan kepada CRCC bahwa proyek kereta Jakarta-Surabaya itu telah digarap oleh Jepang. Hanya saja, ia menambahkan, jika China bisa memberikan tawaran yang lebih baik dengan teknologi yang juga bagus, pemerintah bisa saja memberikan pertimbangan lain.

"Saya bilang, 'Jepang juga sudah masuk. Tapi kalau kalian (CRCC) punya offer yang lebih bagus, teknologi bagus, ya kita lihat-lihat juga. Tapi Jepang sudah maju sih," katanya.

Baca juga: Infografis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rakitan China

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: