Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

Dari 20 Nama 4 Anggota Polri Lolos Profile Assessment Jadi Capim KPK

Dari 20 Nama 4 Anggota Polri Lolos Profile Assessment Jadi Capim KPK Ketua Pansel KPK Yenti Ganarsih (tengah) memberikan keterangan terkait hasil profile assessment calon pimpinan KPK periode 2019-2023 dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (23/8/2019). (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Pantau.com - Empat dari 20 orang calon pimpinan (capim) KPK berasal dari anggota Polri yang lolos profile assessment untuk menjadi komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019-2023.

Keempat anggota Polri tersebut adalah Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Antam Novambar, Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri Bambang Sri Herwanto, Kapolda Sumatera Selatan Firli Bahuri dan Wakapolda Kalimantan Barat Sri Handayani.

"Komisioner KPK pertama kali ada Polri, ada juga jaksa dan berhasil, tapi tetap kita sudah melakukan suatu tes dimana yang bersangkutan itu harus punya independensi ketika di sana, meninggalkan kepentingan lembaga asalnya, apapun lah," kata ketua panitia seleksi capim KPK Yenti Garnasih dalam konferensi pers di gedung Sekretariat Negara (Setneg) Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Komisi III Minta Pansel Capim KPK Setor 10 Nama di Akhir Agustus

Menurut Yenti, pansel sudah meneliti para calon pimpinan KPK tersebut sejak tahapan tes psikologi sampai "profile assesment".

"Kita harapkan mereka di situ bekerja atas nama sebagai komisioner KPK, itu saja dan kita harus memberikan kepercayaan itu karena kita sudah melakukan tahapan-tahapan yang sedemikian ketat dan panjang," tambah Yenti.

Pansel juga sudah mencermati rekam jejak para capim tersebut. "Kemudian kita 'tracking' kan, sudah masuk catatan-catatan yang sangat signifikan kan harus kita gunakan untuk menentukan 20 orang itu pada hari ini, juga masukan sudah kita gunakan," ungkap Yenti.

Baca juga: Daftar 40 Orang yang Lolos Seleksi Capim KPK, Ada Karyawan Bank dan Dosen

Nama Firli dan Antam Novambar sebelumnya masuk dalam radar Koalisi Kawal Capim KPK yang diduga sempat tersandung dugaan pelanggaran etik dan diduga melakukan intimidasi pada pegawai KPK.

Mantan Deputi Penindakan KPK Irjen Firli diduga melakukan pertemuan dengan salah seorang kepala daerah padahal kepala daerah tersebut sedang diperiksa oleh KPK dalam sebuah kasus. Hal tersebut melanggar poin Integritas angka 2 Peraturan KPK No 7 Tahun 2013 yang menyebut pelarangan bagi pegawai KPK untuk mengadakan hubungan langsung atau tidak langsung dengan tersangka/terdakwa/terpidana atau pihak lain yang diketahui oleh Penasihat/Pegawai yang bersangkutan perkaranya sedang ditangani oleh KPK, kecuali dalam melaksanakan tugas.

Brigjen Antam Novambar sempat diberitakan diduga melakukan intimidasi terhadap mantan Direktur Penyidikan KPK, Endang Tarsa. Saat itu diduga Antam meminta Direktur Penyidikan KPK bersaksi agar meringankan Budi Gunawan. Sementara Irjen Dharma Pongrekun, diketahui sempat menandatangani surat pemanggilan untuk Novel Baswedan terkait dugaan penganiyaan berat hingga menyebabkan tewasnya pelaku pencurian sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004.

Dari 20 orang yang diumumkan lolos seleksi profile assesment berasal dari latar belakang:

Akademisi/dosen: 3 orang

Advokat/konsultan hukum: 1 orang

BUMN: 1 orang

Jaksa: 3 orang

Pensiunan Jaksa: 1 orang

Hakim: 1 orang

Anggota Polri: 4 orang

Auditor: 1 orang

Komisioner/pegawai KPK: 2 orang

PNS: 2 orang

Penasihat menteri: 1 orang

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: