Pantau Flash
Dubai Putuskan 'Lockdown' Selama 14 Hari
Madonna Sumbang 1 Juta Dolar untuk Ciptakan Vaksin Korona
Jika Batalkan Kompetisi, Liga Inggris Terancam Denda Rp 15,3 Triliun
Sempat Tersangkut Skandal FIFA, Mantan Presiden Honduras Meninggal Dunia
Jakarta Pagi Cerah Berawan, Waspada Hujan Petir Sore Hingga Malam Hari

Demo Besar Tuntut Pelaku Rasis Ditangkap, Sekolah di Sorong Diliburkan

Headline
Demo Besar Tuntut Pelaku Rasis Ditangkap, Sekolah di Sorong Diliburkan Aktivitas Kota Sorong pagi hari kelihatan sepi (Foto: Antara Papua Barat/Ernes)

Pantau.com - Sekolah di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, diliburkan mengantisipasi rencana aksi unjuk rasa menuntut pelaku rasisme bagi mahasiswa Papua di Surabaya ditangkap.

Pantauan di Sorong, Senin, siswa mulai dari SD sampai SMA dipulangkan karena khawatir aksi unjuk rasa hari ricuh.

Baca juga: Kapolsek Sukajadi Diperiksa karena Diduga Kirim Miras ke Mahasiswa Papua

Sepanjang jalan kota Sorong nampak sepi hari ini, tidak banyak angkutan umum beroperasi sehingga banyak siswa yang berjalan kaki pulang ke rumah.

Agus salah seorang siswa SMA 2 Sorong yang diterima di jalan kilometer 10 mengatakan sekolahnya libur karena dikabarkan akan dilakukan aksi unjuk rasa hari ini.

"Tadi pagi kami masuk sekolah tapi guru menyuruh kami pulang karena takut aksi unjuk rasa ricuh seperti tanggal 19 Agustus 2019," ujarnya.

Baca juga: Demo Massa Papua di KJRI Melbourne: Kami Bukan Bangsa Monyet, NKRI No

Hal senada juga dikatakan oleh Niko guru SMP Negeri 5 Sorong yang mengakui sekolahnya diliburkan karena takut aksi unjuk rasa ricuh seperti tanggal 19 Agustus 2019.

Aktivitas Kota Sorong hingga siang ini, nampak sepi tidak seperti biasanya dan sebagian toko tutup serta aparat gabungan TNI dan Polri berjaga-jaga di seluruh jalan protokol.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: