Pantau Flash
FBI Turun Tangan Selidiki Ledakan Beirut
Anggaran Kemenkes dalam RAPBN 2021 Naik Jadi Rp84,3 Triliun
32 Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta Ditiadakan Mulai 16 Agustus 2020
Bio Farma Soal Vaksin Rusia: Tidak Mengikuti Kaidah Ilmiah untuk Registrasi
Sebanyak 38 Orang di DPRD Jawa Barat Terinfeksi COVID-19

Deretan Kerajaan Islam di Balik Sejarah Perkembangan Indonesia

Deretan Kerajaan Islam di Balik Sejarah Perkembangan Indonesia Diplomat Kerajaan Aceh Darussalam. (Foto: via wikipedia)

Pantau.com - Bicara tentang sejarah Indonesia, akan sangat bangat penanda yang selalu terpatri dari masa lalu. Salah satunya yang tertinggal adalah, sejarah kerajaan Islam di Bumi Pertiwi ini.

Setelah Islam masuk di Indonesia, kepercayaan yang dulunya terdiri dari Animisme, dinamisme serta totemisme mulai terhapus. Peran ulama dan saudagar tak bisa dipisahkan dari sejarah masuknya Islam ke Indonesia.

Berdasarkan data yang diolah Pantau.com, berikut 5 Kerajaan Islam yang menjadi seharah di Indonesia.

1. Kerajaan Demak


Masjid Agung Demak. (Foto: wikipedia)

Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama dan terbesar di Jawa. Kerajaan Demak berdiri pada tahun 1475 dan runtuh pada tahun 1554.

Kerajaan ini tercatat memiliki 5 raja yang pernah berkuasa yaitu Raden Fatah, Pati Unus, Sultan Trenggono, Sunan Prawata dan Arya Penangsang. 

Akhir dari Kerajaan Demak ditandai dengan tewasnya raja mereka yaitu Arya Penangsang di tangan Sutawijaya anak angkat dari Joko Tingkir yang sebelumnya melancarkan pemberontakan. 

Baca juga: Tak Disangka, Ternyata Ini 5 Kota Tertua yang Ada di Indonesia

2. Kerajaan Samudera Pasai


Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai. (Foto: wikipedia)

Kerajaan Samudera Pasai pada abad ke 13 Masehi yang didirikan oleh Sultan Malik Al Saleh.Kerajaan Samudera Pasai berada di Aceh Utara tepatnya di kabupaten Lhokseumawe.

Pada tahun 1326, Kerajaan Samudera Pasai yang dipimpin oleh Sultan Malik Al Tahir, diberlakukanlah koin emas sebagai mata uang kerajaan Samudera Pasai.

Kerajaan Pasai disebut juga sebagai Kesultanan Darussalam. Kemudian, Islam merupakan agama yang dianut oleh masyarakat Pasai, walau pengaruh Hindu dan Budha.

3. Kerajaan Cirebon


Kerajaan Cirebon. (Foto: wikipedia)

Kerajaan Cirebon atau Kasultanan Cirebon adalah Kasultanan Islam yang cukup besar di Jawa Barat pada abad 15-16 Masehi. Kerajaan Islam Cirebon berdiri pada tahun 1522 oleh Raden Fatahillah.

Setelah wafatnya Raden Fatahilllah pada tahun 1570, dipilihlan Pangeran Pasarean putranya untuk memimpin. 

Baca juga: Infografis Profil Masjid Tertua di Indonesia, Lebih Tua dari Majapahit

4. Kerajaan Banten


Kerajaan Banten. (Foto: Istimewa)

Kesultanan Banten atau Kerajaan Banten merupakan kerajaan Islam di pulau Jawa tepatnya di Pasundan. Sultan pertama yang memimpin kerajaan ini adalah Sultan Maulana Hasanudin 

Setelah Hasanuddin wafat kemudian digantikan oleh putranya yang bernama Pangeran Yusuf. 

Kerapuhan dan akhir dari Kesultanan Banten terjadi akibat banyak faktor salah satunya adalah adanya perang saudara yang terjadi di kerajaan di mana Sultan Haji anak dari Sultan Ageng Tirtayasa berusaha untuk mendapatkan kekuasaan dari tangan sang ayah.

Hingga akhirnya dipaksa bubar oleh kolonial Inggris adalah Sultan Maulana Muhammad Syafiudin.

5. Kerajaan Aceh Darussalam


Kerajaan Aceh Darussalam. (Foto: wikipedia)

Kesultanan Aceh Darussalam merupakan sebuah kerajaan Islam di pulau Sumatera dengan ibukota di Banda Aceh. Kesultanan Aceh Darussalam pertama kali dibentuk pada tahun 1496 setelah Sultan Ali Mughayat Syah dinobatkan sebagai Sultan untuk pertama kalinya dan menjadi pemimpin pertama Kesultanan Aceh Darussalam.

Kerajaan ini terkenal dengan perlawanannya dan penolakannya terhadap imperialisme Eropa yang dibawa para penjajah Nusantara pada waktu itu.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: