Pantau Flash
Harga Emas Antam Cetak Rekor Baru, Rp26.000 per Gram
Club Brugge Dinyatakan Juara Liga Begia
Gagal Jantung dan Terinfeksi Korona, Komedian Eddie Large Meninggal Dunia
Para Eksportir Belum Diwajibkan Konversi Dolar ke Rupiah
Fit and Proper Test Cawagub DKI Jakarta Direncanakan Hari Ini

Dicopot dari Ketua Divisi Teknis KPU, Ilham Saputra Hormati Putusan DKPP

Dicopot dari Ketua Divisi Teknis KPU, Ilham Saputra Hormati Putusan DKPP Komisioner KPU RI Ilham Saputra. (Foto: Antara/Dyah Dwi)

Pantau.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ilham Saputra menyatakan menghormati putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait putusan yang memerintahkan dirinya untuk diberhentikan dari jabatan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik di lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

“Kami menghormati putusan DKPP,” kata Ilham saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Ilham menjelaskan putusan itu menjadi evaluasi bagi KPU. Menurut dia, perubahan ketua divisi bisa saja diubah di rapat pleno, tanpa harus ada putusan DKPP.

Baca juga: DKPP Copot Jabatan Komisioner Ilham Saputra dari Ketua Divisi Teknis

Ketika ditanyakan apakah ada upaya hukum atas putusan itu karena menyangkut nama baik dan reputasi sebagai penyelenggara pemilu, Ilham mengatakan putusan DKPP sudah final.

“Segera kami pleno-kan,” ujar Ilham.

DKPP memerintahkan KPU untuk memberhentikan Ilham Saputra dari jabatan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik karena melanggar kode etik terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI.

Dalam dokumen putusan DKPP Nomor: 61-PKE-DKPP/IV/2019 yang diunggah dalam situs resmi DKPP, Rabu (10/7), kader Partai Hanura Tulus Sukariyanto mengadukan staf Sekretariat KPU RI Indra Jaya, Kasubbag PAW dan Pengisian DPR, DPD dan DPRD Wilayah 2 Sekretariat KPU RI Novayani serta Komisioner KPU RI Ilham Saputra.

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian dari jabatan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik kepada teradu III Ilham Saputra selaku anggota KPU RI terhitung sejak dibacakan putusan ini," tulis dalam putusan itu.

Baca juga: Gubernur Kepri Dibawa ke Gedung KPK Siang Ini

Sementara untuk Indra Jaya dan Novayani, DKPP memerintahkan untuk direhabilitasi nama baiknya. DKPP memerintahkan agar putusan tersebut dilaksanakan paling lambat dalam kurun waktu tujuh hari kemudian.

Pada 20 September 2018, Tulus mendapat surat keputusan PAW untuk menggantikan kursi Dossy Iskandar Prasetyo karena pindah ke Partai NasDem. Sebelumnya, Sisca Dewi yang ditunjuk, tetapi diberhentikan karena melakukan tindakan tercela dan mencemarkan nama baik partai berupa tindak pidana pemerasan.

Namun KPU RI tidak segera memproses PAW karena menunggu gugatan Siska Dewi kepada Mahkamah Partai Hanura meski sudah diklarifikasi apabila lebih dari 14 hari kerja tidak menggugat, PAW dapat dilanjutkan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: