Pantau Flash
DPRD DKI Minta PSBB Ketat Kembali Jika 25 Januari Kasus COVID-19 Masih Tinggi
Pijat Plus-plus di Bandung: Muncikari Dapat Rp550 Ribu, Terapis Cuma Cepek
Menparekraf Bertemu Menkominfo Bahas Infrastruktur Telekomunikasi di 5 DSP
Di Depan DPR, Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa
Lantik PAW Anggota MPR RI, Bamsoet Ingatkan Pentingnya PPHN

Dinkes Sebut Ada 95 Orang Korban Demo Mahasiswa di Bandung

Dinkes Sebut Ada 95 Orang Korban Demo Mahasiswa di Bandung Ribuan pengunjuk rasa kembali berkumpul di depan Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (24/9/2019). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau.com - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar) Berli Hamdani Gelung Sakti mengungkapkan, berdasarkan laporan terbaru dari petugas di lapangan diketahui jumlah korban akibat demonstrasi mahasiswa di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, pada Senin 23 September malam sebanyak 95 orang.

"Itu ada yang dirujuk sebanyak 16 orang ke RSHS, Rumah Sakit Borromeus. Rumah Sakit Halmahera dan Ruma Sakit Sariningsih," kata Berli, Selasa (24/9/2019).

Baca Juga: Soal Aksi Mahasiswa, MenkumHAM: Datang ke Saya Kita Berdebat!

Menurutnya, sumber pembiayaan rujukan hanya ada info dari Universitas Islam Bandung (Unisba) bagi mahasiswa Unisba ditanggung universitas.

"Untuk hari ini tanggal 24 September 2018 yang berdinas itu ada satu tim Dokkes Polda Jabar, dua Tim PSC Kota Bandung dan dua Tim PMI Kota Bandung," ungkapnya.

Sementara itu, hingga Selasa sore, tampak tiga unit ambulan disiagakan di Gedung Sate Bandung.

Petugas dari Tim Kedokteran Polrestabes Bandung Bripka Nurcholis mengatakan, sejak pukul 15.30 WIB, ambulan yang mereka bawahi sudah merawat empat orang terdampak aksi massa dan tiga di antaranya dilarikan ke RS Sariningsih.

Baca Juga: Eva PDIP: Bola Panas Ada di Tangan Mahasiswa, Bukan DPR dan Presiden

"Mayoritas karena sesak, ada yang punya riwayat asma dan gastritis," tuturnya.

Ia mengatakan, dalam rangka antisipasi aksi massa, terdapat delapan unit ambulan yang disiagakan dari PMI, Dinkes Kota Bandung dan Dokkes Polda Jabar.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: