Pantau Flash
Kemenkes Khawatir WNI di Diamond Princess Terjangkit Korona Tanpa Gejala
Kemenhub Siapkan Payung Hukum untuk Sepeda Listrik
China Pecat Sejumlah Pejabat Pasca Pasien Korona di Penjara Meningkat
WNI yang Dievakuasi dari Kapal Diamond Princess Langsung Dikarantina
Persija Hadapi Tim Singapura dalam Tajuk 'The Dream Team'

Dipilih Jadi Ibu Kota Baru, Ini 5 Fakta Seputar Provinsi Kalimantan Timur

Dipilih Jadi Ibu Kota Baru, Ini 5 Fakta Seputar Provinsi Kalimantan Timur Ilustrasi Ibu Kota Indonesia (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya resmi memilih Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai ibu kota negara Indonesia yang baru. Hal itu diumumkan langsung di Istana Negara, Jakarta Pusat.

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanaegara Provinsi Kalimantan Timur," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019.

Terkait dengan terpilihnya Kaltim sebagai ibu kota baru, provinsi ini ternyata juga menyimpan berbagai fakta unik meliputi sejarah dan budaya. Berikut 5 fakta unik di provinsi yang beribu kota di Samarinda ini:

1. Kutai, Daerah Pesisir Pulau Kalimantan yang Indah

(Foto: Instagram/@explorekutai)

Untuk kamu yang belum tahu, Kutai Kartanegara adalah Salah satu Kabupaten di provinsi Kaltim yang ditunjuk menjadi salah satu ibu kota negara nantinya. Kota ini dikenal sebagai daerah pesisir yang indah.

Di kota ini, kita bisa melihat kemajuan industri yang berdampingan dengan keindahan alam pesisirnya yang indah.

2. Penuh dengan Tempat Bersejarah

Museum Mulawarman (Foto: Wikipedia)

Di Kutai, kamu bisa menemui beragam tempat wisata yang sarat akan nilai sejarah. Sebut saja Museum Mulawarman, Museum Kayu, Hingga Pulau Kumala. Sebagian besar tempat-tempat ini berada di Tenggarong, yang menjadi Ibu Kota Kutai Kartanegara.

3. Ditinggali Banyak Suku Adat

Suku Dayak (Foto: Antara/Novi Abdi)

Pulau Kalimantan memang dikenal sebagai daerah yang memiliki keberagaman budaya dan suku adat yang tak terhingga jumlahnya. Bahkan di perkotaan, di Kutai sendiri, masih tinggal banyak suku adat seperti: Suku Tunjung, Suku Benuaq, Suku Bentian, Suku Bukat, sampai Suku Penihing.

Mereka mampu hidup berdampingan dengan budaya dan adat istiadat masing-masing suku yang tetap mereka jaga.

4. Festival Erau, Festival Khas Kutai yang Bertaraf Internasional

Festival Erau (Foto: http://satoart.gallery/)

Festival Erau sendiri dulunnya adalah tradisi adat masyarakat di Kutai. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kini tradisi itu berubah menjadi festival budaya terbesar di Kutai yang dinamai Festival Erau.

Festival ini biasanya digelar selama 1 minggu lebih dengan beragam jenis upacara di dalamnya.

5. Jadi Daerah Penghasil Gula Kelapa atau Gula Merah

Gula Merah (Foto: Temanjajan.com)

Aktifitas produksi gula merah di Kaltim sudah berlangsung selama puluhan tahun. Hal inilah yang membuat banyak masyarakat di sana yang memilih mata pencahariannya sebagai petani gula merah.

Uniknya di Panser, ada gula yang bentuknya unik. Yaitu gula dengan bentuk kerucut yang dibalut daun rotan dan diikat simpul.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - SIG
Category
Nasional

Berita Terkait: