Pantau Flash
Kejuaraan Dunia IWAS Diundur Akibat Virus Korona
Ditresnarkoba: China Pemasok Terbesar Narkoba ke Indonesia
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut BRI
Presiden Jokowi Minta Segera Disiapkan Timnas Basket yang Tangguh
Persebaya Lolos ke Final Piala Gubernur Jatim 2020 Usai Bungkam Arema 4-2

Diteror Bom Molotov, DPP Golkar Ambil Langkah Hukum

Headline
Diteror Bom Molotov, DPP Golkar Ambil Langkah Hukum Ilustrasi bom molotov. (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Jajaran pengurus DPP Partai Golkar langsung mengambil langkah tegas merespons teror pelemparan bom molotov yang terjadi di Kantor DPP Partai Golkar. Jajaran DPP akan mengambil langkah hukum terkait kejadian pelemparan bom molotov yang dilakukan pada dini hari.

Hal itu pun dipastikan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono saat meninjau lokasi yang dilempari bom molotov. Tepatnya, di pagar depan Kantor DPP Partai Golkar.

"Saya dengar akan dilaporkan oleh DPP atau Sekjen ke polisi. Kita jalur hukum dipakai aja," ujar Agung  di Jalan Anggrek Nely, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Kantor DPP Golkar Dilempari Bom Molotov, Polisi Sebut 4 Orang Misterius

Agung menduga ada pihak tertentu yang bermain di balik pelemparan molotov di Kantor DPP Partai Golkar. Hanya saja, Agung tak mau merinci siapa yang dimaksud.

"Saya enggak mau menduga, biarlah polisi menyelidiki," tandasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebut pelaku pelemparan botol kaca berisi bahan bakar atau molotov di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar berjumlah empat orang yang mengenakan masker dengan mengendarai sepeda motor.

Baca Juga: Kantor DPP Golkar Dilempari Molotov

"Empat orang laki-laki tidak dikenal dengan mengendarai dua kendaraan sepeda motor, berboncengan dengan memakai helm tertutup dan masker," ucap Argo saat dikonfirmasi, Rabu (21/8/2019).

Selain itu, lanjut Argo, dari hasil pemeriksaan saksi, empat pelaku itu melemparkan molotov sebanyak dua kali. Pada pelemparan pertama, molotov itu mengenai pagar kantor.

Sedangkan, untuk lemparan kedua itu batal dilakukan oleh pelaku lantaran aksinya itu sempat dilihat oleh saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional