Pantau Flash
Pelanggan Netflix dan Spotify Akan Dipungut Pajak 10 Persen
Gugus Tugas: Vaksin COVID-19 Buatan RI Diproduksi Pertengahan 2021
COVID-19 per 7 Juli: Ada 1.268 Kasus Baru, Total Positif di RI 66.226
Juni 2020, BI: Cadangan Devisa RI Naik Jadi 131,7 Miliar Dolar
Mentan: Realisasi Anggaran hingga Juli 2020 Capai 44,03 Persen

Dosen Unnes yang Hina Presiden Jokowi Telah Dinonaktifkan

Dosen Unnes yang Hina Presiden Jokowi Telah Dinonaktifkan Rektor Universitas Negeri Semarang Prof. Dr. Fathur Rokhman M.Hum. (Foto: Antara)

Pantau.com - Universitas Negeri Semarang (Unnes) menonaktifkan salah seorang dosen berinisial SP dari tugas mengajarnya setelah diduga melakukan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo melalui media sosial.

Rektor Unnes Fathur Rohkman di Semarang, Jumat (14/2/2020), mengatakan kasus dugaan penghinaan terhadap kepala negara itu sudah terjadi cukup lama.

"Kejadiannya saat masa Pemilihan Presiden 2019," katanya.

Baca juga: Penghina Risma Ajukan Penangguhan Penahanan, Ini Langkah Polisi

Menurut dia, dosen Fakultas Bahas dan Seni itu diduga mengunggah beberapa konten yang isinya ujaran kebencian melalui akun media sosial Facebook miliknya.

SP, lanjut dia, kemudian diperiksa oleh tim siber Unnes hingga akhirnya turun surat berkaitan dengan pembinaan aparatur.

"Pembinaan berupa menonaktifkan dari tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Meski demikian status kepegawaiannya masih," katanya.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Ketua Ormas Pasang Spanduk Provokatif Tolak Bioskop PGC

Ia menjelaskan pembebasan tugas yang mulai berlaku 12 Februari 2020 itu bertujuan untuk memperlancar proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan hingga ada keputusan tetap.

Fathur menegaskan, Unnes akan bersikap tegas terhadap tenaga pendidik yang diduga memiliki ideologi merusak yang dikhawatirkan berdampak pada mahasiswa.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: