Pantau Flash
Ditresnarkoba: China Pemasok Terbesar Narkoba ke Indonesia
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut BRI
Presiden Jokowi Minta Segera Disiapkan Timnas Basket yang Tangguh
Persebaya Lolos ke Final Piala Gubernur Jatim 2020 Usai Bungkam Arema 4-2
Pelindo I Resmi Jadi Anggota Kadin

DPR Desak Rektor UIN Sunan Kalijaga Dicopot Usai Heboh Disertasi Seks Bebas

DPR Desak Rektor UIN Sunan Kalijaga Dicopot Usai Heboh Disertasi Seks Bebas Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi VIII di DPR RI Sodiq Mujahid meminta Presiden Joko Widodo melalui Menteri Agama untuk mencopot Direktur Pasca Sarjana dan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yoyakarta. Hal itu atas dasar kontroversi disertasi dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Abdul Aziz, yang mengangkat tema tentang keabsahan seks di luar nikah.

Menurut Sodiq kebodohan dan kegagalan pimpinan UIN Sunan kalijaga, dalam memahami dinamika perilaku seks bebas yang bertentangan dengan Pancasila serta nilai agama dan budaya rakyat Indonesia, tidak kalah bahayanya dengan kegagalan dalam memahami faham radikalisme yang dicurigai berkembang di kampus-kampus.

"Atas dasar kebodohan dan kegagalan tersebut, maka Presiden melalui Mentri agama, diminta memcopot Direktur Pasca Sarjana dan Rektor UIN Sunan Kalijaga, dan menggantinya dengan guru besar, yang bukan hanya kredibel dari sisi akedemis, tapi mempunyai kepekaan sosial dan komitmen yang timggi kepada PancaSila dan moral bangsa Indonesia," kata Sodiq kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga: Hukuman Kebiri Kimia Diklaim Punya Jera Tinggi bagi Predator Anak

Selain itu juga menurut Sodiq, Rektor, Direktur Pasca Sarjana dan promotor dari Abdul Azis telah melakukan kebodohan ESQ (Emotional spiritual quostient). UIN Sunan Kalijaga sebagai lembaga juga dinilai telah membuat budaya seks bebas semakin marak.

"Sebagai lembaga akademisi dan lembaga ilmiyah, seharusnya UIN Sunan Kalijaga, mampu memahami dengan cermat, dinamika yang sedang  berkembang di masyarakat Indonesia,dalam hal  perilaku seks dan pernikahan," tandasnya.

Baca Juga: Begal Payudara Kembali Beraksi di Tangerang, Polisi Buru Pelaku

Untuk diketahui, Abdul Aziz, yang merupakan dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, meminta maaf kepada umat Islam karena disertasinya menjadi kontroversi. Ia berjanji akan merevisi disertasinya dengan memasukkan kritik dan masukan dari promotor dan penguji.

Disertasi Abdul berjudul 'Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital' diujikan di UIN Sunan Kalijaga pada 28 Agustus lalu. Lewat disertasinya ini, Abdul dinyatakan lulus dengan beberapa catatan dari penguji.

Namun disertasinya tersebut ternyata menimbulkan kontroversi kerana dianggap menghalalkan hubungan seksual di luar pernikahan. Atas misinterpretasi dan kontroversi yang terjadi di publik, akhirnya Abdul meminta maaf secara terbuka.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Category
Nasional