Pantau Flash
Pelaku Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta Jadi Tersangka
Ilham Saputra Ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Ketua KPU
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga 28 September
Positif COVID-19 Betambah 4.071, Total Menjadi 252.923 Kasus
Pendapatan Negara Turun 13,1 Persen, hingga Agustus Capai Rp1.034,1 T

DPR Minta Ahok Selesaikan Persoalan Minyak Tumpah Pertamina di Karawang

Headline
DPR Minta Ahok Selesaikan Persoalan Minyak Tumpah Pertamina di Karawang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: Antara/Hiro)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java menuntaskan permasalahan pencemaran lingkungan akibat kebocoran minyak mentah di wilayah pesisir utara Kabupaten Karawang, Jabar.

"Saya banyak menerima keluhan nelayan terkait belum tuntasnya penanganan kompensasi, saat meninjau abrasi Pantai Cemarajaya pada Selasa," katanya, di Karawang, Rabu (27/11/2019).

Atas dasar keluhan nelayan itu, Dedi mengaku akan meminta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang baru menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) untuk menangani hal tersebut.

Baca juga: Pertamina Bakal Proyeksikan Biofuel pada Kendaraan pada 2050

"Saya akan meminta nanti Pak Ahok untuk mendorong jajaran direksi agar segera menyelasaikan permasalahan ini, terutama masalah kompensasi bagi nelayan," katanya.

Sejumlah nelayan di wilayah Cemarajaya mengeluhkan berkurangnya pendapatan mereka setelah kejadian tumpahan minyak mentah di perairan Karawang.

"Mereka (nelayan) mengaku kalau pendapatannya menurun hampir 50 persen setelah kejadian tumpahnya minyak mentah milik Pertamina. Janji pihak Pertamina terkait kompensasi juga masih ada yang belum diselesaikan," kata dia.

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Karawang, Purwakarta dan Bekasi ini juga mengingatkan agar PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) juga menangani dampak lingkungan, termasuk menangani abrasi di wilayah pesisir utara Karawang.

Baca juga: Erick Thohir Minta Pengurus Baru Pertamina Kurangi Impor Minyak

Salah seorang nelayan Sungai buntu Karawang, Warsan, mengatakan di daerahnya ada 1.064 KK yang semestinya menerima kompensasi dampak tumpahan minyak mentah.

Menurut dia, dari 1.064 KK yang terdampak dan seharusnya menerima kompensasi, hingga kini baru 600 KK yang telah menerima dana kompensasi.

"Yang sudah menerima, warga menerima uang sebesar Rp1,8 juta per KK (untuk kompensasi dua bulan). Sampai sekarang belum ada lagi kompensasi

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: