Pantau Flash
Erick Thohir Gandeng IFC, Direksi BUMN Nggak Bisa 'Nakal' Soal GCG
Bima Arya Tegaskan Bus Bantuan di Stasiun Bogor Hanya Sementara
China Keluarkan Aturan Baru, Asian Beach Games Terancam Mundur
Survei Elektabilitas Parpol: PDIP Teratas, PSI dan Nasdem Alami Kenaikan
Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Tewasnya Editor Metro TV

DPR Sudah Terima Surat Pengkajian Pemindahan Ibu Kota dari Presiden Jokowi

Headline
DPR Sudah Terima Surat Pengkajian Pemindahan Ibu Kota dari Presiden Jokowi Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan pemerintah dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo telah secara resmi mengirimkan surat tentang kajian pemindahan ibu kota baru ke Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara.

Bamsoet menyebut, ia sendiri yang langsung menerima surat tersebut.

"Saya sudah terima suratnya. Nanti saya jawab," kata Bamsoet kepada wartawan, Senin (26/8/2019).

Baca Juga: Jokowi: Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

Sementara di sisi lain, Bamsoet mengaku menyambut baik rencana pemindahan ibu kota ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Ia menilai keputusan tersebut pasti sudah melewati berbagai macam aspek kajian.

"Tentunya keputusan tersebut sudah mempertimbangkan berbagai aspek untuk membangun Indonesia baru," ungkapnya.

Ia menegaskan, keputusan pemindahan ibu kota baru bukan berarti ibu kota saat ini yakni Jakarta tidak lagi menjadi perhatian pemerintah.

"Pemindahan Ibu Kota tidak berarti pembangunan Jakarta diabaikan. Pembangunan Jakarta tetap akan menjadi prioritas perhatian pemerintah," tuturnya.

Lebih lanjut, Bamsoet mengungkapkan, bahwa surat permintaan pengkajian pemindahan ibu kota ini akan segera dibacakan dalam rapat paripurna yang akan datang di DPR.

"Hari ini saya terima, besok akan kami umumkan di rapat paripurna lalu di bawa ke Rapim untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan mekanisme pembentukan UU tentang penetapan ibukota negara," tandasnya.

Adapun Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan, surat permintaan pengkajian ibu kota baru ini dikirimkan oleh Jokowi pada Senin pagi, 26 Agustus 2019. Menurutnya saat ini sedang dalam proses pembahasan dan kemudian untuk dibawa ke dalam rapat paripurna.

Baca Juga: Ini Alasan Penajam Paser Utara-Kutai Kartanegara Layak Jadi Ibu Kota Baru

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Ibu Kota Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur. Hal itu disampaikan Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/8/2019)

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur, " kata Jokowi.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: