Pantau Flash
Kemenkes Sebut Rp150 Ribu Bukan HET Rapid Test COVID-19
98 Orang di Secapa AD yang Dinyatakan Positif Ternyata Negatif COVID-19
Kantor DPRD Jateng Ditutup Selama 3 hari
Erick Thohir Gandeng IFC, Direksi BUMN Nggak Bisa 'Nakal' Soal GCG
Bima Arya Tegaskan Bus Bantuan di Stasiun Bogor Hanya Sementara

DPRD DKI Minta Pemprov Perjelas Aturan Penggunaan Skuter Listrik

DPRD DKI Minta Pemprov Perjelas Aturan Penggunaan Skuter Listrik Pengguna skuter lustrik Grabwheels (foto: Antara/Livia Kristianti)

Pantau.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Komisi D Yuke Yurike meminta Pemprov DKI Jakarta memperjelas aturan skuter listrik.

"Sekarang operasi skuter masih izin kawasan, misal, di GBK. Tapi dengan adanya korban, ini membuktikan pengguna bisa pakainya di luar wilayah. Harus ada aturan jelas sebenarnya ini boleh-apa tidak di jalanan," kata Yuke saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Yuke juga mengomentari, Pemprov DKI Jakarta yang mengungkapkan bahwa akan melarang skuter listrik digunakan di trotoar dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan alasan merusak sarana yang akhirnya membahayakan pengguna skuter listrik itu sendiri.

"Kalau sekarang dilarang di trotoar, terus gak boleh naik JPO, berarti harus di jalur sepeda samping jalan raya, kan bahaya. Infrastruktur jalur sepeda juga kan belum memadai masih banyak yang gak ada pembatasnya, dan kalaupun ada, hanya pake 'cone'," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Baca juga: Dihantam Truk Saat Kendarai Skuter, Youtuber Cantik Ini Meninggal Dunia

Menurut Yuke, pemprov harus memiliki pertimbangan keamanan pengguna jalan seluruhnya dari yang berjalan kaki hingga pengguna mobil termasuk di dalamnya pengguna skuter listrik meski aturan mengenai alat transportasi tersebut belumlah ada.

"Harus ada pertimbangan keamanan, ini kan otopet perdebatan juga keamanannya, kalau ditaruh di jalan, bareng kendaraan bermotor gimana bahaya gak? Terus kalau di trotoar dan lewat JPO gak boleh karena takut rusak, ya harusnya coba infrastrukturnya pilih yang kuat," ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan akan menyita semua skuter listrik yang digunakan pada tempat yang tidak seharusnya (jalur sepeda) dan akan memberlakukan waktu operasi bagi penyewaan skuter listrik Grabwheels antara pukul 05.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB disesuaikan dengan moda transportasi MRT.

Selain itu, mereka juga menunggu peraturan gubernur (pergub) yang meregulasikan soal skuter listrik bisa rampung pada Bulan Desember 2019 mendatang.

Baca juga: Uber Punya Pesaing, MyTaxi akan Luncurkan Skuter Listrik

"Desember ini kami selesaikan. Jadi minggu ini kami finalisasi, kemudian minggu depan kami verbalkan, kami berharap akhir November sudah ditandatangani pak gubernur," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Menurut Yuke hal tersebut telat dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, karena bencana kecelakaan telah terjadi bahkan hingga menimbulkan korban jiwa.

"Seharusnya sedari awal Pemprov DKI Jakarta sudah mengambil sikap. Jangan sampai setelah kejadian baru mengambil sikap," ucap Yuke menambahkan.a

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati