Dua Hari Lagi, Komnas HAM Panggil Balistik

Headline
Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). ANTARA/Muhammad ZulfikarKantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Pantau РRencananya dua hari lagi Komnas HAM akan mengagendakan pertemuan dengan tim balistik  guna meminta keterangan.

Dalam keterangan persnya, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyampaikan hal tersebut guna pendalaman materi.

“Rabu besok (3/8/2022), kami mengagendakan untuk meminta keterangan terkait balistik,” ujarnya kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.

Beka Ulung mengatakan, Materi pembahasan nanti adalah Untuk menyidik dan menyelidiki bagaimana kronologi sesungguhnya proyektil menancap di tubuh Brigadir Nopriansyah Josua Hutabarat atau Brigadir J.

“Jadi, terkait peluru dan penggunaan senjata dan seputar itu. Sementara dari kasus pemeriksaan ini itu saja,” katanya.

Terpisah, tadi pagi tim uji balistik melakukan pengujian di rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga, Senin (1/8/2022). Semua akan dibuktikan dengan sejumlah alat bukti.

Tim Khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia (Timsus Polri) mendalami uji balistik laboratorium forensik di tempat kejadian perkara (TKP) rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Komplek Polri Duren Tiga No.46, Pancoran, Jakarta Selatan.

Para anggota kepolisian sudah mulai memenuhi tempat kejadian perkara, Senin (1/8/2022) pukul 10.15 WIB. Adapun belasan tim laboratorium forensik mengenakan pakaian putih berkumpul di depan tempat kejadian perkara.

Dua mobil berwarna hitam dari kepolisian terparkir di depan rumah dinas dikawal oleh anggota yang bertugas.

Terlihat sejumlah anggota kepolisian, di antaranya Kepala Biro Multimedia (Mulmet) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Gatot Repli Handoko, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedy Prasetyo, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah, dan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol. Agus Andrianto.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni