Pantau Flash
Menkes Terawan: 9 WNI Positif Korona di Diamond Princess Tidak Sakit Berat
Kompetisi J-League Ditunda Akibat Virus Korona
Pemerintah Berikan Diskon Tarif Pesawat Akibat Serangan Korona
Komisi III DPR RI Desak MenkumHAM Yasonna Laoly Evaluasi Pegawai
Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Mahasiswa IPB Jadi Petani Modern

Dua Warga dan Seorang Anggota TNI Tewas saat Aksi Demo di Deiyai Papua

Headline
Dua Warga dan Seorang Anggota TNI Tewas saat Aksi Demo di Deiyai Papua Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H Al Bakki)

Pantau.com - Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja memastikan ada tiga korban tewas dalam insiden kerusuhan yang terjadi di Deiyai, Rabu, (28/8/2019). Tiga orang tewas itu terdiri dari dua warga sipil dan seorang anggota TNI AD.

"Tidak benar laporan tentang enam warga sipil yang tewas dan terluka dalam insiden tersebut. Yang pasti tiga orang meninggal dalam insiden tersebut yakni dua warga sipil dan anggota TNI AD meninggal," kata Irjen Pol Rodja.

Baca juga: Tito Karnavian Soal Papua: TNI-Polri Siap Dialog dalam Koridor NKRI

Ia menuturkan, insiden yang berakhir kerusuhan itu berawal dari demo yang dilakukan sekitar 100 orang yang melakukan orasi di halaman kantor bupati Deiyai, namun tiba-tiba datang sekitar 1.000-an orang yang berlari-lari kecil dan sebagian di antara menyerang aparat keamanan.

Massa menyerang mobil yang sebelumnya ditumpangi anggota TNI dan merampas senjata api yang berada di dalam mobil tersebut.

Selain mengambil 10 senpi jenis SS 1 beserta magasen berisi amunisi, mereka membunuh anggota TNI dengan menggunakan parang dan anak panah hingga menewaskan Serda Rikson.

"Setelah berhasil mengambil senjata api, kemudian melakukan penembakan ke aparat keamanan yang sedang melakukan pengamanan unjuk rasa hingga terjadi kontak senjata," kata Kapolda. 

Baca juga: Persoalan di Papua Sebaiknya Tak Pakai Pendekatan Militer

Ia menambahkan, dalam insiden tersebut selain menewaskan tiga orang dari warga sipil maupun anggota TNI, juga mengakibatkan lima anggota TNI dan Polri terluka.

"Saat ini korban sudah dievakuasi ke RSUD Enarotali, dan situasi nisbi aman," tegasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: